Berita, Peristiwa

Banjir dan Longsor Terjang Tanah Datar, Puluhan Rumah Terendam dan Warga Rentan Dievakuasi Tengah Malam

Repelita.net

13 May 2026 20:20 WIB • 830 view

Banjir dan Longsor Terjang Tanah Datar, Puluhan Rumah Terendam dan Warga Rentan Dievakuasi Tengah Malam
Foto: Istimewa

Repelita Tanah Datar - Guyuran hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Tanah Datar sejak sore hari telah mengakibatkan bencana hidrometeorologi berupa luapan air sungai and runtuhan tebing di beberapa titik strategis.

Petaka alam tersebut melumpuhkan aktivitas mobilitas publik serta merendam puluhan tempat tinggal warga akibat terputusnya jalur transportasi darat utama yang menghubungkan antarwilayah permukiman.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan laporan pendataan sementara dari badan penanggulangan bencana daerah setempat, empat kawasan administrasi setingkat desa mencatatkan kerusakan struktural dan genangan air paling parah.

Kepala Pelaksana BPBD Tanah Datar Ermon Revlin mengonfirmasi adanya penyumbatan aliran air darat yang berujung pada terjangan material tanah ke badan jalan utama pada hari Rabu.

Pihak otoritas keselamatan menyampaikan rincian titik kerusakan infrastruktur transportasi serta dampak kerugian fisik bangunan melalui keterangan resminya yang berbunyi “Di Nagari Padang Ganting terjadi luapan Batang Sungai Pagie kemudian longsor di dua titik di Jalan Bukit Putuih serta satu titik di Jorong Koto Gadang Hilir. Selain itu, enam rumah warga di kawasan Simpang Kubu turut terdampak banjir,”.

Di wilayah pemukiman lain, puluhan tempat usaha serta bangunan hunian dilaporkan terendam luapan lumpur dengan kondisi terisolasi paling kritis melanda puluhan warga usia rentan.

Ermon Revlin memperjelas komposisi demografis dari kelompok penduduk yang sempat terjebak kepungan air bah tersebut dengan memaparkan “Mereka terdiri dari 15 lansia, satu ibu hamil, serta balita dan bayi,”.

Proses pengungsian massal juga terpaksa dilakukan terhadap puluhan jiwa setelah aset kendaraan bermotor serta tempat usaha kuliner mereka tersapu oleh derasnya arus luapan air.

Pimpinan penanganan darurat daerah membeberkan skala evakuasi warga serta hilangnya beberapa unit harta benda milik penduduk setempat dengan menyatakan “Dua warung dan satu unit sepeda motor juga dilaporkan hanyut terbawa arus,”.

Guna meminimalkan risiko jatuhnya korban jiwa, tim penyelamat gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, serta barisan relawan lokal langsung dikerahkan untuk menyisir kawasan zona merah.

Ermon Revlin memastikan bahwa fokus operasional utama dari jajaran petugas lapangan saat ini adalah mengosongkan area pemukiman yang memiliki kerawanan tinggi melalui penegasan berbunyi “Tim gabungan juga mengevakuasi warga yang berada di kawasan rawan bencana,”.

Sementara itu, pihak operasional badan pencarian dan pertolongan nasional mengonfirmasi bahwa permohonan bantuan evakuasi darurat pertama kali masuk pada tengah malam menjelang pergantian hari.

Koordinator Unit Siaga SAR Tanah Datar Juni Fiwalman memungkasi laporan kronologi pergerakan armada taktis kemanusiaan menuju pusat lokasi genangan dengan memaparkan “Tim langsung diberangkatkan pukul 23.03 WIB menuju lokasi dengan lima personel dan tiba sekitar 20 menit kemudian untuk melakukan evakuasi warga,”.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung