Berita, Nasional

Bandar Abbas Diguncang Ledakan Hebat, Tembakan Menggema di Sekitar Bandara saat Eskalasi Militer Iran dan Amerika Serikat Kembali Memanas?

Repelita.net

26 May 2026 13:13 WIB • 1,028 view

Bandar Abbas Diguncang Ledakan Hebat, Tembakan Menggema di Sekitar Bandara saat Eskalasi Militer Iran dan Amerika Serikat Kembali Memanas?
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Situasi di kawasan Bandar Abbas, Iran, dilaporkan mencekam menyusul serangkaian ledakan yang terdengar dari arah bandara dan kota pelabuhan tersebut pada Selasa (26/5/2026) dini hari.

Laporan awal mengenai asal ledakan ini masih simpang siur, dengan beberapa sumber media lokal di Iran memberikan keterangan yang berbeda terkait titik lokasi dan pemicu insiden.

ADVERTISEMENT

Koresponden Al Jazeera, Ali Hashem, menyebutkan bahwa suara tembakan hebat di sekitar wilayah Bandar Abbas pecah tak lama setelah Garda Revolusi Iran (IRGC) dilaporkan menargetkan sebuah kapal di perairan.

Aksi tersebut diduga memicu serangan balik dari jet tempur Amerika Serikat yang menyasar kapal-kapal angkatan laut IRGC di Teluk.

Sumber dari pihak Iran yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa terdapat korban jiwa di kalangan personel Angkatan Laut IRGC.

“Situasinya masih berkembang,” kata sumber itu.

Sementara itu, di tengah eskalasi militer yang kembali terjadi, proses diplomasi antara Teheran dan Washington dilaporkan masih menemui hambatan besar.

Pemerintah Iran secara terbuka menyatakan bahwa kesepakatan final untuk mengakhiri konflik yang pecah sejak 28 Februari lalu masih jauh dari kata selesai.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengakui adanya kemajuan dalam diskusi beberapa isu krusial namun menegaskan belum ada perjanjian yang siap ditandatangani.

“Tidak ada yang bisa mengklaim bahwa perjanjian akan segera ditandatangani,” katanya sambil menuding Washington masih menunjukkan sikap yang berubah-ubah dalam proses negosiasi.

Saat ini, kedua pihak tengah berupaya merumuskan kerangka kerja 14 poin untuk menghentikan perang dan mengatur keamanan di Selat Hormuz.

Iran menuntut penghentian blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan mereka sebagai syarat utama dalam negosiasi perdamaian.

Sebagai gantinya, Teheran menyatakan kesiapan untuk menjamin keamanan jalur pelayaran internasional di kawasan tersebut.

“Kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk transit yang aman di Selat Hormuz,” ujar Baqaei.

Adapun isu program nuklir Iran disebut masih akan dikesampingkan hingga tercapainya kesepakatan dasar mengenai penghentian konflik bersenjata. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung