Berita, Internasional

B-1B AS Lepas Landas dari Inggris, Iran Tingkatkan Kesiapan Militer ke Level Tertinggi

Repelita.net

20 September 2026 14:24 WIB • 101 view

B-1B AS Lepas Landas dari Inggris, Iran Tingkatkan Kesiapan Militer ke Level Tertinggi
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Akun Threads @nandxnandza mengunggah sejumlah informasi mengenai pergerakan pesawat militer Amerika Serikat serta situasi keamanan di kawasan Timur Tengah pada 20 September 2026.

Dalam unggahan pertama, akun tersebut menyebut pesawat pembom B-1 milik Angkatan Udara AS lepas landas dari pangkalan RAF Fairford, Gloucestershire, Inggris, dalam situasi yang disebut berkaitan dengan meningkatnya ketegangan di kawasan.

ADVERTISEMENT

Unggahan itu juga menyebut Middle East Spectator melaporkan adanya aktivitas jet tempur AS atau Israel di wilayah udara Suriah yang diduga bergerak menuju Iran.

Menurut informasi yang dibagikan @nandxnandza, wilayah udara Iran disebut hampir sepenuhnya ditutup dan Iran meningkatkan kesiapan militernya ke level tertinggi.

Pada unggahan berikutnya, akun tersebut menyampaikan bahwa sistem pertahanan udara dilaporkan telah diaktifkan di Pangkalan Kharab al-Jir ketika jet-jet tersebut melintas di wilayah udara sekitar pangkalan.

Secara terpisah, @nandxnandza kembali menyebut B-1B Lancer milik Angkatan Udara AS dilaporkan telah lepas landas dari RAF Fairford, Inggris, sekitar 90 menit sebelum unggahan dibuat dengan membawa persenjataan.

Namun, unggahan tersebut juga menegaskan bahwa belum diketahui apakah pergerakan pesawat-pesawat tersebut saling berkaitan atau menjadi tanda bahwa serangan akan segera dilakukan.

Dalam perkembangan lain yang dibagikan sekitar enam jam sebelum data tersebut ditampilkan, @nandxnandza mengangkat kemungkinan terjadinya serangan Amerika Serikat terhadap Yaman yang disebut berkaitan dengan upaya membantu Arab Saudi.

Akun tersebut menyebut situasi itu dikaitkan dengan keputusan Donald Trump meninggalkan sebuah acara lebih awal, meski belum terdapat kepastian mengenai langkah yang akan diambil setelahnya.

Unggahan tersebut memuat dua kemungkinan, yakni Trump memutuskan untuk tidak melakukan serangan karena dinilai tidak sepadan, atau serangan dilakukan sebelum pasar berjangka dibuka pada malam berikutnya.

Dalam postingan yang sama, @nandxnandza menyebut seorang analis keamanan nasional CNN mengungkapkan sejumlah informasi mengenai perkembangan tersebut.

Unggahan terakhir menyatakan bahwa Trump telah tiba di Gedung Putih dan mempertanyakan perkembangan berikutnya dengan menyebut tiga kemungkinan situasi, yakni Iran, Yaman, atau tidak terjadi serangan pada malam tersebut.

Pada bagian akhir unggahan itu, akun @nandxnandza mencantumkan “- CNN, FOX News.” sebagai keterangan sumber informasi yang digunakannya.

Seluruh informasi tersebut berasal dari rangkaian unggahan akun Threads @nandxnandza yang dibuat pada 20 September 2026, sehingga keterangan mengenai dugaan pergerakan militer dan kemungkinan serangan perlu dipahami sebagai informasi yang dibagikan oleh akun tersebut, bukan kepastian bahwa serangan telah terjadi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung