Berita, Nasional

Amien Rais Ingatkan Prabowo Hati-Hati Berhubungan Dengan Donald Trump Dan Tetap Jaga Politik Bebas Aktif

Repelita.net

12 August 2026 16:31 WIB • 457 view

Amien Rais Ingatkan Prabowo Hati-Hati Berhubungan Dengan Donald Trump Dan Tetap Jaga Politik Bebas Aktif
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Ummat Amien Rais memberikan peringatan keras kepada Presiden Prabowo Subianto agar bersikap cermat dalam menjalin kemitraan politik dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Ia menegaskan agar jajaran pemerintah tidak melangkah terlalu jauh dan tetap teguh memegang prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas serta aktif.

ADVERTISEMENT

Amien Rais menyoroti latar belakang kepemimpinan Donald Trump yang dinilai syarat kontroversi serta memiliki kecondongan sikap terhadap Israel.

"Di negara demokrasi yang presidennya kementus atau sombong seperti Donald Trump yang tidak mau mendengar suara rakyatnya dan merasa omniscience tahu segala-galanya, otomatis akan kehilangan dukungan rakyatnya," kata Amien Rais melalui siaran di saluran YouTube miliknya.

Menurut pengamatannya dinamika interaksi serta komunikasi langsung antara pimpinan negara tersebut telah berlangsung beberapa kali.

"Pertemuan Prabowo dengan Trump paling tidak tercatat tiga kali, sementara pembicaraan lewat telepon tercatat beberapa kali," kata Amien Rais.

Ia menggarisbawahi agar interpretasi kebebasan dalam landasan diplomasi internasional tidak disalahgunakan untuk kepentingan sepihak.

"Karena politik luar negeri kita berprinsip bebas dan aktif, maka bebas itu jangan ditafsirkan 'semau gue'. Jangan," ujar Amien Rais.

Kekhawatiran besar diutarakannya terkait potensi munculnya persepsi publik mengenai arah kebijakan luar negeri Indonesia yang dinilai terlalu berpihak.

"Saya mungkin juga jutaan rakyat Indonesia menilai Mas Prabowo agak miring mendukung pikiran Trump seorang warmonger dan ada kesan mengagumi Israel," kata Amien Rais.

Sorotan tersebut menjadi catatan tersendiri dalam menjaga kedudukan diplomasi negara yang mandiri di tengah hubungan bilateral antar kedua belah pihak. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung