Berita, Nasional

Abraham Samad Desak KPK Segera Periksa Menteri Nusron Wahid

Repelita.net

27 September 2026 00:55 WIB • 78 view

Abraham Samad Desak KPK Segera Periksa Menteri Nusron Wahid
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi periode 2011-2015 Abraham Samad menilai lembaga antirasuah harus segera memeriksa Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid.

Pernyataan itu disampaikan terkait kasus dugaan suap pengurusan hak guna bangunan di lingkungan kementerian tersebut.

ADVERTISEMENT

Abraham menyoroti profil delapan tersangka yang telah ditetapkan KPK.

Beberapa di antaranya diduga merupakan orang kepercayaan Nusron Wahid.

“Oleh karena itu tadi saya katakan bahwa kalau melihat profil delapan tersangka ya, dari delapan itu, tiga orang dekat loh. Orang kepercayaan Nusron. Kemudian duit Rp100M lebih, dan satu pejabat eselon 1.”

Menurut Abraham Samad, hubungan para tersangka dengan sang menteri sulit diabaikan.

Ia mendorong KPK bergerak cepat agar proses hukum berjalan transparan.

“Menurut saya, KPK harus sesegera mungkin sih sebenarnya untuk memeriksa Nusron, agar supaya ini bisa terbuka secara transparan.”

Unggahan video di kanal YouTube Topo Santoso Official menampilkan pandangan mantan pimpinan KPK tersebut.

Abraham menambahkan bahwa jika pemeriksaan ditunda, kasus ini berpotensi terus menjadi polemik di publik.

Konteks kasus bermula dari operasi tangkap tangan KPK pada 14 September 2026.

KPK menetapkan delapan tersangka termasuk pejabat kementerian dan pihak swasta.

Empat di antaranya disebut sebagai orang kepercayaan Menteri ATR/BPN.

Pemerintah melalui Menko Hukum Yusril Ihza Mahendra menyatakan sepenuhnya menyerahkan proses kepada KPK sebagai lembaga independen.

Abraham Samad menekankan pentingnya langkah tegas demi menjaga kredibilitas penegakan hukum.

Pernyataan mantan Ketua KPK ini menjadi sorotan di tengah perkembangan penyidikan kasus tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung