Berita, Timur Tengah

6 Sifat Buruk Bani Israil dalam Al-Qur'an: Hati Keras, Penipu, Manipulatif, Tamak, Membenci Umat Muslim, dan Suka Membuat Kerusakan

Repelita.net

29 March 2026 07:13 WIB • 1,131 view

6 Sifat Buruk Bani Israil dalam Al-Qur'an: Hati Keras, Penipu, Manipulatif, Tamak, Membenci Umat Muslim, dan Suka Membuat Kerusakan
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Allah SWT banyak menceritakan kisah Bani Israil di dalam Al-Qur'an, bukan hanya untuk dibaca tetapi juga untuk diambil pelajaran serta menjadi pengingat bagi semua orang tentang sifat-sifat spesifik yang melekat pada kaum tersebut.

Melalui berbagai kisah para nabi yang diutus kepada mereka, Allah SWT menggambarkan bahwa Bani Israil memiliki kecerdasan yang tinggi namun kerap disalahgunakan, dan walau telah menyaksikan berbagai mukjizat secara langsung mereka enggan tunduk kepada perintah Allah SWT.

ADVERTISEMENT

Salah satu karakteristik utama yang melekat pada Bani Israil adalah hati yang keras dan sifat pembangkang, sebagaimana tergambar ketika zaman Nabi Musa mereka menyaksikan langsung mukjizat terbelahnya Laut Merah dan selamat dari kejaran Fir'aun.

Dan (ingatlah) ketika Kami membelah laut untukmu sehingga kamu dapat Kami selamatkan dan Kami tenggelamkan (Fir'aun dan) pengikut-pengikut Fir'aun, sedang kamu menyaksikan, demikian firman Allah SWT dalam Surat Al-Baqarah ayat 50 yang mengabadikan peristiwa tersebut.

Meski telah melihat kebesaran Allah SWT, Bani Israil tetap membangkang terhadap perintah-Nya, bahkan mereka meminta Nabi Musa agar membuatkan tuhan selain Allah SWT dan enggan untuk berjihad di jalan Allah SWT.

Mereka berkata, Wahai Musa, sampai kapan pun kami tidak akan memasukinya selama mereka masih ada di dalamnya, karena itu pergilah engkau bersama Tuhanmu dan berperanglah kamu berdua, biarlah kami tetap (menanti) di sini saja, demikian firman Allah SWT dalam Surat Al-Maidah ayat 24.

Bani Israil juga dikenal sebagai kaum penipu dan pendusta yang sering menyembunyikan kebenaran atau memutarbalikkan fakta demi kepentingan pribadi, termasuk pengkhianatan terhadap nabi-nabi yang diutus kepada mereka.

Setiap janji yang mereka ucapkan tidak pernah ditepati, bahkan ketika mengetahui kebenaran mereka akan memutarbalikkan fakta hanya demi keuntungan pribadi sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat az-Zukruf ayat 50.

Maka tatkala Kami hilangkan azab itu dari mereka, dengan serta merta mereka memungkiri (janjinya), demikian ayat tersebut menggambarkan tabiat Bani Israil yang suka mengingkari janji.

Sifat manipulatif Bani Israil terlihat jelas dalam cara mereka mencoba mengakali hukum Allah SWT, bahkan mereka tidak segan berbohong dengan mengubah firman Allah SWT dalam kitab Taurat yang menjadi pedoman mereka.

Di antara mereka ada kelompok yang memutar-mutar lidahnya saat membaca Al-Kitab agar kamu mengira apa yang dibacanya itu bagian dari Al-Kitab, padahal sebenarnya bukan bagian dari Al-Kitab, demikian firman Allah SWT dalam Surat Ali Imran ayat 78.

Al-Qur'an juga menggambarkan Bani Israil sebagai kaum yang sangat mencintai harta dan kehidupan dunia secara berlebihan, pelit, tamak, serta tidak bersyukur atas apa yang telah Allah SWT berikan kepada mereka.

Dan (ingatlah), ketika kamu berkata, Wahai Musa, kami tidak tahan hanya (makan) dengan satu macam makanan saja maka mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia memberi kami apa yang ditumbuhkan bumi, demikian firman Allah SWT dalam Surat Al-Baqarah ayat 61.

Bani Israil merasa diri mereka sebagai bangsa pilihan Allah SWT sehingga kerap merendahkan kelompok di luar mereka, termasuk umat Muslim, dan sulit menerima bahwa nabi terakhir tidak berasal dari kalangan mereka.

Pasti akan kamu dapati orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman, ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik, demikian firman Allah SWT dalam Surat Al-Maidah ayat 82 yang menggambarkan permusuhan mereka.

Sifat Bani Israil yang sangat berbahaya adalah kecenderungan untuk membuat kerusakan di muka bumi dengan menyulut api peperangan, melakukan pengkhianatan, dan adu domba sehingga Allah SWT memberikan kemurkaan kepada mereka.

Setiap kali mereka menciptakan api perang, Allah memadamkannya, dan mereka berupaya menyebabkan kerusakan di bumi, dan Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan, demikian firman Allah SWT dalam Surat Al-Maidah ayat 64.

Itulah enam sifat Bani Israil yang digambarkan dalam Al-Qur'an, mulai dari hati yang keras dan pembangkang, penipu dan pendusta, manipulatif, pelit dan tamak, membenci umat Muslim, hingga gemar melakukan kerusakan di muka bumi.

Kisah ini mengajarkan bahwa iman bukan hanya untuk selamat dari musibah, tetapi juga untuk tunduk kepada perintah Allah SWT, dan sifat-sifat ini Allah SWT ceritakan agar umat Muslim berhati-hati terhadap sifat buruk yang serupa.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung