Berita, Viral Sosmed

[VIRAL]tragedi pemilik hajatan tewas dikeroyok preman di Purwakarta, Dedi Mulyadi minta maaf

Repelita.net

06 April 2026 13:23 WIB • 1,124 view

[VIRAL]tragedi pemilik hajatan tewas dikeroyok preman di Purwakarta, Dedi Mulyadi minta maaf
Foto: Istimewa

Repelita Purwakarta - Insiden tragis terjadi di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, ketika seorang warga bernama Dadang (58) kehilangan nyawa usai menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok preman pada Sabtu (4/4/2026).

Peristiwa berawal ketika korban tengah menggelar hajatan pernikahan anaknya, namun sejumlah pelaku datang dan memalak uang kepada Dadang.

ADVERTISEMENT

Karena menolak memberikan uang, korban langsung dikeroyok hingga tidak sadarkan diri, meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa Dadang tidak dapat tertolong.

Menanggapi kejadian tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus permohonan maaf kepada keluarga korban dan masyarakat luas.

Dedi Mulyadi mengakui bahwa peristiwa ini menjadi pukulan berat bagi pemerintah daerah karena dinilai belum maksimal dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang menggelar kegiatan sosial.

“Saya sebagai Gubernur Jawa Barat menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kelalaian kami sebagai penyelenggara daerah sehingga tidak bisa melindungi warga yang melaksanakan kegiatan kenduri yang pada akhirnya berdampak pada peristiwa yang menyedihkan,” ujarnya dalam pernyataan resmi pada Senin (6/4/2026).

Pemerintah daerah berjanji akan menjadikan kasus ini sebagai bahan evaluasi serius agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

Menurut Dedi, perlindungan terhadap masyarakat dalam setiap kegiatan sosial kemasyarakatan harus diperkuat, terutama pada acara yang melibatkan banyak orang.

Setiap nyawa warga memiliki nilai yang sangat berarti sehingga seluruh pihak diminta meningkatkan kewaspadaan serta pengawasan di lingkungan masing-masing.

“Semoga ini menjadi pembelajaran penting bagi kita ke depan untuk terus meningkatkan upaya perlindungan kepada warga karena satu nyawa sangat berarti dalam kehidupan kita,” tambah gubernur tersebut.

Sementara itu, Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk mengungkap kasus ini secara profesional dan transparan.

Tim Satreskrim Polres Purwakarta saat ini masih bekerja intensif memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian saat pengeroyokan berlangsung.

“Kami berkomitmen untuk melakukan penyidikan secara profesional guna mengungkap secara terang peristiwa yang terjadi. Saat ini anggota kami masih bekerja melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” tegas kapolres.

Meskipun belum dapat membeberkan motif dan identitas pelaku secara detail, pihak penyidik mengaku sudah mulai mengantongi gambaran awal kronologi kejadian.

Identitas para pelaku juga mulai teridentifikasi dan penyidik menyebut sudah ada titik terang dalam proses pengungkapan kasus ini.

“Sudah ada gambaran peristiwanya, namun untuk detailnya nanti akan kami sampaikan setelah seluruh fakta terkumpul. Untuk pelaku sudah ada titik terang,” pungkasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung