Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Warganet Rujak Aparat Lebih Siap Siram Demonstran Dibanding Padamkan Kebakaran Hutan

Repelita.net

27 August 2026 15:18 WIB • 414 view

[VIRAL] Warganet Rujak Aparat Lebih Siap Siram Demonstran Dibanding Padamkan Kebakaran Hutan
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Gelombang kritik publik membanjiri jagat maya menyusul sorotan tajam dari warganet terhadap prioritas penggunaan armada kepolisian dalam penanganan aksi massa di ruang publik.

Unggahan akun X @Pacinggembul22 pada 27 Agustus 2026 pukul 8.50 AM menjadi pemicu riuhnya perbincangan publik atas kontrasnya alokasi alat keselamatan negara.

ADVERTISEMENT

Dalam unggahannya, akun tersebut menumpahkan kekecewaannya secara terbuka mengenai ketimpangan penyiapan fasilitas taktis lapangan.

"GILIRAN BUAT NYIRAM MASYARAKAT STANDBY NUMERO UNO PAKE YANG PROPER, TAPI NYIRAM HUTAN YANG DIBAKAR NYIRAMNYA PAKE ALAT PENYIRAM TANAMAN" tulis akun @Pacinggembul22 apa adanya.

Unggahan tersebut langsung memicu tanggapan beruntun dari para pengguna jaringan media sosial yang menyuarakan keresahan serupa.

Akun @recehsjaa menuliskannya secara singkat namun menohok atas situasi sosial terkini.

"Dunia ini terbalik dibuat mereka" tulis akun @recehsjaa tanpa ada pengubahan sedikit pun.

Pemilik akun utama merespons keluhan tersebut dengan menegaskan rasa heran yang mendalam atas kebijakan pengamanan aparat.

"Aneh babnget memang bang" tanggap akun @Pacinggembul22 di kolom komentar.

Kritik tajam lain terus berdatangan dari warganet yang menilai langkah pemerintah kian membingungkan di mata masyarakat awam.

Akun @its99aya meluapkan kejengkelannya melalui baris respons ringkas.

"makin hari emang makin konyol" tulis akun @its99aya di jejaring digital tersebut.

Akun @Pacinggembul22 lantas membalas celoteh tersebut dengan nada kelakar sinis.

"Omelin gih ka" jawabnya singkat.

Satu perdebatan teknis sempat terlontar dari pengguna lain mengenai kendala pergerakan kendaraan berukuran besar menuju area vegetasi liar.

Akun @mas_bud12 melempar pertanyaan mendasar terkait realita kendala medan di lapangan.

"Gimanaa ya, soalnya apa bisa itu mobil WC masuk ke hutan²" tulis akun @mas_bud12 di unggahan tersebut.

Pertanyaan teknis ini ditanggapi langsung oleh pengunggah utama guna menegaskan esensi pesan yang sedang dikritik publik.

"Intinya ga gitu bang, intinya adalah mereka buat bubarin masa serius, tapi buat padamin hutan becanda" balas akun @Pacinggembul22 membela argumen utamanya.

Ketidakpahaman warga atas prioritas penanganan bencana kebakaran alam versus pembubaran unjuk rasa kian menebal di ruang percakapan.

Akun @albusvenetus menyampaikan keheranannya atas jalannya tatanan penegakan ketertiban umum.

"Ga ngerti lg anjir sama pemerintah ini" tulis akun @albusvenetus apa adanya.

Respons tersebut ditanggapi kembali oleh pemilik akun yang menyetujui penilaian sinis tersebut.

"Asli kacau sih ka" balas akun @Pacinggembul22 mendeskripsikan suasana kekecewaan warga.

Dukungan atas narasi ketimpangan fasilitas pengamanan ini juga disuarakan pengguna lain melalui tagar singkat.

Akun @nissaoye mengutarakan kepasrahannya atas situasi yang terjadi di lapangan.

"#Iyajuga" tulis akun @nissaoye secara polos di kolom komentar.

Tanggapan senada kembali ditegaskan oleh sang pengunggah untuk memvalidasi keresahan massa.

"Kacau banget ya ka" timpal akun @Pacinggembul22.

Percakapan publik ini ditutup oleh sindiran warganet lain yang mempertanyakan balasan dari pihak demonstran dalam menghadapi ketatnya penataan armada pengamanan.

Akun @AMazhaa melontarkan kelakar satir terhadap situasi pengamanan unjuk rasa tersebut.

"Rakyat gada yg bawa Truk tinja?" tulis akun @AMazhaa menandaskan kegusaran kolektif publik di media sosial. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung