Berita, Internasional

[VIRAL] Wali Kota Saint-Denis Bally Bagayoko Terkena Gas Air Mata Saat Lindungi Demonstran Pelajar di Prancis

Repelita.net

08 October 2026 23:18 WIB • 82 view

[VIRAL] Wali Kota Saint-Denis Bally Bagayoko Terkena Gas Air Mata Saat Lindungi Demonstran Pelajar di Prancis
Foto: Istimewa

Wali Kota Saint-Denis Bally Bagayoko Terkena Gas Air Mata Saat Lindungi Demonstran Pelajar di Prancis

Repelita Jakarta - Aksi unjuk rasa yang digelar oleh kalangan pelajar di wilayah Paris dan Lyon berujung pada bentrokan dengan aparat keamanan.

ADVERTISEMENT

Informasi mengenai insiden di benua Eropa tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @nandxnandza pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Seorang pejabat daerah setempat dilaporkan menjadi korban dari tindakan represif petugas saat berusaha mengevakuasi massa di lapangan.

Wali Kota Saint-Denis, Bally Bagayoko, terkena gas air mata setelah ia berdiri di antara para pelajar yang melakukan demonstrasi dan polisi antihuru-hara.

Kehadiran sang pejabat di lokasi demonstrasi tersebut awalnya bertujuan untuk memberikan perlindungan penuh kepada anak-anak sekolah yang sedang berkumpul.

Bentrokan fisik berskala besar ini dipicu oleh gelombang protes terkait kebijakan alokasi anggaran belanja untuk lembaga pendidikan tingkat atas.

Aksi unjuk rasa tersebut secara khusus menyoroti masalah pelik seputar dana operasional sekolah-sekolah menengah (SMA) di negara Prancis.

Gerakan protes yang meluas di berbagai kota besar ini dilatarbelakangi oleh akumulasi kekecewaan para siswa terhadap fasilitas belajar mereka.

Demonstrasi tersebut berkaitan dengan tuntutan pelajar mengenai pendanaan pendidikan, kondisi sekolah yang buruk, ruang kelas yang terlalu penuh, dan kekurangan guru/staf.

Kondisi ruang kelas yang melebihi kapasitas serta minimnya tenaga pendidik membuat kualitas sistem pendidikan di wilayah tersebut semakin merosot tajam.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung