Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Video Siswi SMA di Langsa Aceh Jambak dan Tarik Kerah Guru di Dalam Kelas

Repelita.net

25 April 2026 14:42 WIB • 1,135 view

[VIRAL]   Video Siswi SMA di Langsa Aceh Jambak dan Tarik Kerah Guru di Dalam Kelas
Foto: Istimewa

Repelita Langsa - Sebuah video berdurasi 25 detik yang memperlihatkan aksi kekerasan seorang siswi SMA terhadap gurunya di Kota Langsa, Aceh, viral di media sosial pada Jumat, 24 April 2026 .

Rekaman tersebut menunjukkan seorang siswi berseragam batik dan rok abu-abu yang dengan brutal menjambak hijab serta menarik kerah baju seorang guru wanita di tengah kegiatan belajar mengajar di dalam kelas .

ADVERTISEMENT

Insiden ini bermula ketika suasana ruang kelas yang awalnya kondusif berubah tegang akibat perselisihan antar siswa, lalu seorang guru berusaha melerai dan memberikan teguran .

Alih-alih mematuhi teguran, siswi tersebut justru membentak dengan nada tinggi dan menunjuk-nunjuk wajah sang guru di depan papan tulis .

Situasi semakin memuncak ketika siswi tersebut kehilangan kendali emosional, kemudian menjambak hijab gurunya dengan kasar hingga tubuh korban terdesak ke arah papan tulis .

Tidak berhenti di situ, siswi tersebut juga menarik kerah baju korban dengan gerakan yang menyerupai aksi mencekik .

Salah satu hal yang paling menyorot perhatian publik adalah tampaknya seorang tenaga pendidik lain dalam rekaman tersebut hanya menyaksikan tanpa melakukan tindakan apapun untuk melerai .

Peristiwa ini langsung memicu gelombang kecaman keras dari warganet di berbagai platform media sosial.

"Guru seharusnya dihormati sebagai orang tua di sekolah, bukan menjadi korban kekerasan," tulis salah satu komentar warganet yang viral .

Banyak pihak menilai bahwa tindakan tersebut mencerminkan krisis moral dan darurat karakter di kalangan pelajar saat ini .

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Kota Langsa terkait kejadian memilukan tersebut .

Namun demikian, kabar yang beredar menyebutkan bahwa pihak sekolah tengah melakukan investigasi internal dan telah memanggil orang tua siswi untuk proses mediasi .

Publik pun mendesak agar kasus ini tidak diselesaikan hanya dengan kata maaf di atas materai, melainkan ada sanksi tegas yang memberikan efek jera .

Insiden ini kembali mengingatkan pentingnya pendidikan karakter di lingkungan sekolah, terutama di tengah meningkatnya tantangan pembentukan sikap hormat kepada tenaga pendidik .

Kasus kekerasan terhadap guru di Indonesia sepanjang kuartal pertama 2026 menurut data Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menunjukkan tren yang mengkhawatirkan .

Meskipun UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen telah mengatur perlindungan profesi guru, implementasinya di lapangan masih jauh dari kata optimal .

Publik menuntut agar guru tidak lagi menjadi pihak yang dipojokkan ketika mencoba mendisiplinkan siswa di lingkungan sekolah .

Tanpa perlindungan hukum yang kuat dan penegakan yang konsisten, para tenaga pendidik akan terus merasa terancam dalam menjalankan fungsi mulianya sebagai pendidik karakter bangsa .(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung