Repelita Jakarta - Unggahan akun Threads @ainuafif sekitar lima jam sebelum naskah ini disusun pada 11 September 2026 memicu perdebatan mengenai pilihan prioritas program pemerintah.
Dalam unggahannya, @ainuafif menulis, "Tau kan sekarang kenapa rezim lebih memilih MBG & KOPDES daripada sekolah gratis .. ini jawaban nya !".
ADVERTISEMENT
Pernyataan tersebut kemudian mendapat beragam tanggapan dari pengguna Threads yang membahas pendidikan, politik, serta dugaan kepentingan di balik kebijakan pemerintah.
Akun @rahman.wirdan memberikan komentar singkat yang berbunyi, "Demokrasi tidak cocok untuk umat manusia".
Sementara itu, akun @putori.31 mengaku pernah mendengar pandangan serupa dari dosennya dan kemudian menyampaikan pendapat panjang mengenai kondisi pendidikan serta politik.
Akun tersebut menulis, "Dulu dosen gw pernah bilang gitu. Para pejabat sengaja ga memajukan daerahnya dari segi pendidikan, kesehatan dll biar apa? Biar rakyatnya bodoh dan gampang kehasut, sehingga mereka bisa terus kepilih sampai sekeluarga besarnya bs jadi pejabat penerus. Jadi ketika rakyatnya bodoh dan ga melek politik, ya mereka seneng, tinggal modal ngmg manis, kasih sembako kasih duit udah deh bisa kepilih lg."
Komentar lainnya datang dari akun @hendrawiza yang menulis, "Pernah ngomong bgini ke pendukungnya langsung pada marah2 bersumpah serapah 🤭".
Akun @zm.azzahra kemudian menanggapi dengan kalimat, "Mending sama tembok, dia gak marah maki² 😂".
Akun @handayani_6973 juga menyampaikan sikap politiknya melalui komentar, "Tapi aku tidak milih mereka semua, sudah terbaca dari dia menyalonkan diri hanya kenapa orang kok mau dibodohin yg memilih mereka😔😔😔😔😔".
Berikutnya, akun @sangkuri.angg mengaitkan persoalan tersebut dengan kekayaan sumber daya alam Indonesia dan menulis, "Mereka takut orang Indonesia menjadi pintar. That's the point. Karena Indonesia itu kaya banget dengan sumber daya alam."
Akun @jalu.jampang turut memberikan komentar dengan tulisan, "mereka yang bodoh ada disini 😂".
Perdebatan di kolom komentar tersebut memperlihatkan beragam pandangan pengguna Threads terhadap isu pendidikan, program Makan Bergizi Gratis atau MBG, Koperasi Desa Merah Putih atau KOPDES, serta dinamika politik.
Namun, tudingan mengenai adanya kesengajaan untuk membuat masyarakat tidak maju atau tidak melek politik yang muncul dalam komentar merupakan pendapat masing-masing pengguna media sosial dan belum menjadi fakta yang terbukti secara independen.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads