Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Surat Terbuka: Pernyataan Keberatan Publik Atas Pengerahan Pasukan Kodam Jaya Dalam Pengamanan Aksi Demo Indonesia Sadar

Repelita.net

29 October 2026 00:02 WIB • 85 view

[VIRAL] Surat Terbuka: Pernyataan Keberatan Publik Atas Pengerahan Pasukan Kodam Jaya Dalam Pengamanan Aksi Demo Indonesia Sadar
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Gelombang keberatan publik mencuat tajam merespons kebijakan penurunan personel militer bersenjata lengkap guna mengawal demonstrasi masyarakat sipil.

ADVERTISEMENT

Kebijakan pengerahan satuan tempur tersebut dinilai keliru lantaran barisan massa yang dihadapi merupakan aliansi rakyat, bukan ancaman kedaulatan.

Kritik terbuka yang dialamatkan kepada Panglima Kodam Jaya Letnan Jenderal TNI Deddy Suryadi diunggah oleh akun @bram.dg3.

Tulisan protes terbuka yang diunggah pada hari Rabu tanggal 28 Oktober 2026 tersebut mendesak penarikan mundur seluruh personel lapangan.

Isi postingan dari unggahan orisinil membeberkan narasi tuntutan tertulis persis apa adanya yang berbunyi Kepodu YTH Letnan Jenderal TNI Deddy Suryadi Panglima Kodam Jaya Untuk apa bapak turunkan pasukan untuk pengamanan demonstrasi. Kalian TNI alat pertahanan negara. Yang bapak hadapi itu koalisi rakyat sipil bukan musuh negara. Pasukan Kodam Jaya yg bapak turunkan 1. Yonkav 9/Cobra 2. Brigif 1 Jaya Sakti (terlampir gambar Komandan Brigif Kolonel Inf. Dony Fatra) Tarik pasukan bapak, pengamanan demonstrasi ini bukan tupoksi TNI.

Penurunan kesatuan tempur kavaleri di bawah komando Kolonel Infanteri Dony Fatra seketika memicu sentimen ketidakpuasan mendalam di ruang siber.

Netizen pemilik akun @grace_of_guidance menuangkan pandangan murni persis tanpa pengubahan teks yang berbunyi Lagian bapak udah letnan jendral mau maunya disuruh suruh sama mantan tni berbiji satu, mana suka dikokop lagi.

Komentar bernada kecaman juga dilayangkan secara berani oleh pengguna internet @penta_gram81 terkait tudingan motif proyek anggaran.

Akun tersebut menuliskan tanggapan sinis persis berbunyi Mereka anjing-anjingnya Prabowo... Udah dikasih proyek kopdes makanya nurut apa kata Prabowo....

Sementara itu, jalannya unjuk rasa inklusif bertajuk Indonesia Sadar di kawasan Bundaran HI dilaporkan sempat diwarnai tindakan represi aparat.

Insiden penangkapan paksa di barisan barikade jalan raya dikabarkan langsung oleh netizen @jhon_jonay melalui kesaksian tertulisnya.

Ia menuliskan laporan kronologi kejadian persis berbunyi Wakadep Kastrat BEM UI Diseret Pihak Kepolisian Rabu (28/10), BEM UI bersama massa dari berbagai kampus & masyarakat sipil melangsungkan aksi "Indonesia Sadar" di kawasan Bundaran HI, Jakarta. Muhammad 'Abid Assa Al-Ghazali, Wakil Ketua Departemen Kajian Strategis (Wakadep Kastrat) Eksternal BEM UI, menjadi korban represi dlm unjuk rasa ini.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok




View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung