Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] SURAT TERBUKA DARI Aktivis Jufazli Shi Ahmad Seru Presiden Prabowo Mundur Imbas Skandal Pembakaran Hutan di Indonesia

Repelita.net

22 October 2026 23:04 WIB • 103 view

[VIRAL] SURAT TERBUKA DARI  Aktivis Jufazli Shi Ahmad Seru Presiden Prabowo Mundur Imbas Skandal Pembakaran Hutan di Indonesia
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Seorang warga yang mengatasnamakan Suara Keramat Rakyat menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto melalui unggahan akun @suararakyat_2026.

Dalam video yang diunggah pada Kamis 22 Oktober 2026, JUFAZLI SHI AHMAD menyatakan untuk pertama kalinya di hadapan seluruh rakyat Indonesia, rakyat Malaysia, rakyat Singapura, dan seluruh dunia.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, Presiden Prabowo dan kerajaan Indonesia perlu bertanggung jawab sepenuhnya terhadap skandal pembakaran hutan secara besar-besaran yang berlaku di wilayah Indonesia.

Dia menegaskan dua bulan dalam sejarah dunia sebagai rakyat saya amat amat kecewa dengan pemerintahan Presiden kerajaan Republik Indonesia yaitu Presiden Prabowo Subianto.

JUFAZLI SHI AHMAD menyebut Presiden Prabowo menjadi dalang utama bersama syariat syariat kelapa sawitnya di Indonesia yang kantoi membakar hutan setiap hari.

Akibatnya, rakyat Indonesia, rakyat Malaysia, rakyat Singapura, dan rakyat di negara-negara lain rantau Asia Tenggara terancam nyawa dan kesehatan.

Dia menambahkan dalam sejarah Presiden Prabowo menjadi ketua kerajaan Indonesia maka jika Presiden Prabowo dan kerajaan Indonesia mau terus menegakkan benang yang basah.

Jika Presiden Prabowo Subianto tidak mau bertanggung jawab terhadap skandal pembakaran hutan yang telah menghancurkan nama Indonesia di seluruh dunia, sudah tiba masanya saya ingin menyeru Presiden kerajaan Republik Indonesia untuk berundur dan letak jawatan secara terhormat.

Hal itu demi menyelamatkan Indonesia, demi menyelamatkan Malaysia, demi menyelamatkan Singapura dan ASEAN daripada hancur akibat skandal pembakaran hutan ini.

JUFAZLI SHI AHMAD menyampaikan saya tahu Presiden Prabowo dan kerajaan Indonesia menonton video ini dalam keadaan terkejut dan terkesima.

Kami sudah penat menjadi mangsa Presiden Prabowo Subianto dalam skandal pembakaran hutan tanpa henti hari ini di Indonesia karena akhirnya sudah ramai yang mati, sudah ramai yang jatuh sakit akibat kedupangan Presiden Indonesia tidak tahu mentakbir hutannya di hadapan seluruh dunia.

Dia menyapa wahai Pak Presiden Prabowo yang amat saya hormati yang amat saya kasihi, rakyat Indonesia semakin benci dengan pemerintahan anda dan kerajaan Republik Indonesia.

Karena seolah-olah Pak Presiden membunuh rakyat sendiri, membunuh rakyat Malaysia, rakyat Indonesia, dan rakyat di rantau Asia Tenggara dengan melaksanakan dasar pembakaran hutan yang cukup cukup tragik dan cukup cukup mengejutkan seluruh dunia.

Hari ini ketidakstabilan ekonomi politik Indonesia tercetus apabila demonstrasi daripada rakyat Indonesia sendiri membantah dasar pembakaran hutan oleh kerajaan Presiden Prabowo Subianto ini.

Maka demi menyelamatkan rakyat Indonesia, rakyat Malaysia, rakyat Singapura daripada hancur di tangan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, demi menyelamatkan Indonesia daripada jatuh muflis karena dasar ekonomi membakar hutan ini yang cukup korap.

Saya ingin menyatakan di hadapan tangan-tangan gaib politik di Indonesia dan seluruh dunia sudah tiba masanya untuk kita memecat Presiden Republik kerajaan Indonesia Presiden Prabowo yang hanya goyang kaki makan gaji buta dan tidak amanah sebagai pemimpin ketua kerajaan Indonesia.

Skandal Presiden Prabowo membakar hutan ini tidak boleh dikompromi, tidak boleh ditoleransi, dan tidak boleh didiamkan lagi karena ia boleh menghancurkan negara Indonesia, negara Malaysia, negara Singapura yang digambinghitamkan dalam skandal pembakaran hutan yang mana dalangnya adalah kerajaan Presiden Prabowo dan syariat kapitalis di Indonesia.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

@suararakyat_2026

♬ original sound - JUFAZLI SHI AHMAD

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung