Repelita [Jakarta] - Anjloknya nilai tukar Rupiah yang kini menyentuh angka Rp18.000 per dolar Amerika Serikat memicu gelombang kreativitas satire di berbagai platform media sosial.
Fenomena ini menjadi materi konten viral yang menampilkan daya beli warga negara asing di Indonesia yang semakin meningkat drastis.
ADVERTISEMENT
Salah satu unggahan dari akun Threads @jkt.talks memperlihatkan sekelompok wisatawan asal Malaysia yang memborong barang dalam jumlah besar di Padang dan Bukittinggi.
"POV: Malaysian pulang becuti dari Indonesia," tulis keterangan video tersebut yang memperlihatkan tumpukan kardus berisi mi instan hingga jajanan memenuhi mobil bak terbuka.
Video tersebut juga menyertakan perbandingan kurs mata uang yang semakin menegaskan kesenjangan nilai antara Ringgit Malaysia dan Rupiah.
Sementara itu, di platform TikTok, fenomena ini diolah menjadi komedi satire bertajuk Rupiah Core dengan aksi-aksi menggelitik dari para kreator konten.
Kreator muda asal Makassar, Raka, mengunggah video yang menunjukkan tumpukan uang Rupiah digunakan untuk menopang beban galon air sebagai simbol kekuatan mata uang.
"Lah, di rumaku malah bisa angkat galon. Galon loh, Bang," kata Raka dalam videonya.
"Rupiah kuat," tambah Raka, satire.
Berbagai aksi kreatif ini menjadi cerminan keresahan masyarakat di tengah terpuruknya nilai mata uang nasional yang kian melemah. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok