Berita, Nasional

[VIRAL] Penunjukan Aisyah Zakkiyah Jadi Komisaris PTPP Tuai Kritik Publik Terkait Gaji Fantastis dan Latar Belakang Karier

Repelita.net

11 July 2026 00:12 WIB • 1,008 view

[VIRAL] Penunjukan Aisyah Zakkiyah Jadi Komisaris PTPP Tuai Kritik Publik Terkait Gaji Fantastis dan Latar Belakang Karier
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Penunjukan Aisyah Zakkiyah sebagai Komisaris PT PP (Persero) Tbk menuai polemik tajam di ruang publik.

Banyak pihak menyoroti latar belakang Aisyah yang santer disebut sebagai keponakan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo.

ADVERTISEMENT

Publik kini memusatkan perhatian pada besaran penghasilan serta berbagai fasilitas mewah yang akan diterima mantan Juru Bicara Kementerian PU tersebut.

Posisi ini disahkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun buku 2025 yang diselenggarakan di Jakarta pada Selasa (19/05/2026).

Aisyah menggantikan posisi yang sebelumnya diduduki oleh Ernadhi Sudarmanto dalam struktur pengawasan perusahaan pelat merah tersebut.

Berdasarkan regulasi Kementerian BUMN, besaran honorarium dewan komisaris dihitung secara proporsional dari gaji pokok direktur utama.

Komisaris utama berhak mendapatkan 45 persen dari gaji direktur utama, atau setara dengan Rp166 juta setiap bulannya.

Sementara itu, untuk jabatan komisaris anggota seperti yang kini diisi Aisyah, honorarium ditetapkan sebesar 90 persen dari jatah komisaris utama.

Estimasi penghasilan bulanan yang diterima Aisyah dari gaji pokok diprediksi mencapai sekitar Rp150 juta di luar bonus lainnya.

Belum lagi tambahan insentif berupa tantiem tahunan yang nilainya disesuaikan dengan pencapaian target bisnis perusahaan.

Selain gaji, ia juga mendapatkan tunjangan hari raya, asuransi purna jabatan, serta jaminan layanan kesehatan kelas atas.

Kritik pedas pun mengalir dari warganet di platform Threads karena rekam jejak Aisyah dinilai tidak linier dengan industri infrastruktur.

Pengalamannya yang lebih banyak di sektor teknologi informasi dianggap tidak cukup kuat untuk memegang tanggung jawab pengawasan proyek konstruksi.

Fenomena ini dianggap sebagai cerminan ketimpangan akses bagi generasi muda yang harus bersaing ketat demi mendapatkan pekerjaan.

Berikut susunan terbaru dewan komisaris PTPP: Dhony Rahajoe (Komisaris Utama), Tjia Marwan, Ain Rika Armina, Setya Nugraha, Aisyah Zakkiyah, dan Giri Suprapdiono.

Sementara posisi direksi diisi oleh Novel Arsyad, Faizal Rahmad, Tommy Wiranata A, I Gede Upeksa Negara, Yul Ari Pramuraharjo, dan Yuyus Juarsa. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung