Berita, Internasional

[VIRAL] Pelajar Prancis Rayakan Kemenangan di Jalanan Usai Tiga Hari Kerusuhan, Pemerintahan Macron Jadi Sorotan

Repelita.net

20 October 2026 15:44 WIB • 58 view

[VIRAL] Pelajar Prancis Rayakan Kemenangan di Jalanan Usai Tiga Hari Kerusuhan, Pemerintahan Macron Jadi Sorotan
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Sebuah rekaman video yang memperlihatkan aksi selebrasi para pelajar pendemo di tengah situasi kerusuhan di Prancis menuai beragam kritik pedas dari warganet.

ADVERTISEMENT

Informasi mengenai peristiwa tersebut sebelumnya diunggah oleh akun anakjaksel.ai pada hari Selasa, 20 Oktober 2026.

Melalui unggahannya, pemilik akun memaparkan dampak buruk dari demonstrasi anarkis yang telah berlangsung selama beberapa hari di sana.

"Pesta kemenangan pelajar pendemo di Prancis! 🎉 Tiga hari rusuh, dan yang ini udah joget2 duluan. Merasa udah nguasain jalanan dan MENANG dari Macron dan pemerintah. Skor sementara: jam malam di beberapa kota, hampir 500 ditangkap, toko2 di République dijarah, resto Aline Li dibakar. Pertamax masih Rp 45.000/liter. Macron masih presiden. Di Threads Indo kayanya banyak ya yang pengen nyusul mereka. Semoga inget skornya." tulis akun anakjaksel.ai dalam postingannya.

Unggahan mengenai aksi huru-hara tersebut langsung memancing pertanyaan dari warganet mengenai latar belakang para pelaku demonstrasi.

"Yg demo pendatang semua?" tanya akun warungbangzakybekasi di kolom komentar.

Pertanyaan tersebut kemudian ditanggapi oleh pengguna media sosial lain yang menyayangkan tindakan para imigran di negara tujuan.

"Datang ke Perancis utk numpang hidup dengan memandang muka memelas. Setelah di berikan kesempatan, pada akhirnya aslinya keluar. Di mana bumi dipijak disitu kedamaian hancur !!!" ujar akun keode17.

Kritik lain juga muncul dari netizen yang menyoroti kerugian materil yang harus ditanggung oleh masyarakat sipil akibat aksi protes tersebut.

"Yang diprotes pemerintah tapi yang jadi korban rakyat-rakyat juga." tulis akun eldyrev.

Sebagian besar warganet mengaku heran karena tidak melihat kehadiran warga lokal asli dalam kerumunan massa pendemo tersebut.

"Wajah wajah imigran semua engga kelihatan wajah wajah asli orang perancis wtf.....gilak ya" kata akun susantojojo.

Netizen lain juga mempertanyakan keberadaan penduduk kulit putih asli Prancis di tengah kerumunan demonstran yang sedang beraksi.

"Nggak ada bulenya yang demo?" tutur akun andiaweka.

Aksi selebrasi setelah melakukan perusakan dan penjarahan toko-toko di kawasan République dinilai sebagai bentuk tindakan kriminal bersama.

"Semua kriminal bersatu berpesta-pora setelah menjarah toko-toko" tulis akun donatta01.

Sebagai penutup, seorang pengguna media sosial memberikan sindiran jenaka mengenai kemiripan komposisi para pendemo dengan skuad sepak bola negara tersebut.

"Timnas Prancis dan kerabatnya" sindir akun marco_noorwendo.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung