Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Netizen Kaget Komdigi Dinilai Super Cepat Tindak Konten Bisa Tekan Platform Besar dan Bypass Aturan

Repelita.net

03 May 2026 22:01 WIB • 780 view

[VIRAL] Netizen Kaget Komdigi Dinilai Super Cepat Tindak Konten Bisa Tekan Platform Besar dan Bypass Aturan
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Beragam komentar dari warganet di platform media sosial X ramai menyoroti ketimpangan kecepatan penanganan masalah oleh pemerintah.

Akun @WijiSantosa14 dengan santai menuliskan komentar tentang perbedaan sulitnya mengurus izin tempat ibadah dibandingkan izin tempat hiburan.

ADVERTISEMENT

“Jelas, dong… Bahkan mendapatkan ijin mendirikan tempat ibadah lebih sulit dibandingkan dengan mengurus ijin mendirikan tempat hiburan…” tulisnya disertai emoji tertawa.

Akun @splittheatoom menyoroti bahwa yang paling cepat dilindungi di negeri ini adalah pihak yang berkuasa.

“Sampai hari ini, yang paling cepat di negeri ini adalah melindungi yang berkuasa. Yang paling lambat adalah melindungi yang lemah. Dan kita semua paham kenapa,” tulisnya.

Akun @SetiakuDandi menimpali bahwa semua tergantung dari atasan masing-masing dalam menegakkan aturan.

“tergantung atasan nya der,” tulisnya singkat.

Akun @Hidupsebagai62 mempertanyakan mengapa selama ini ketimpangan tersebut tidak terasa begitu kentara.

“Kok selama ini ngk gtu ya?” tulisnya.

Akun @tacnol merinci bahwa semua instrumen hukum dan fasilitas sebenarnya sudah lengkap ada.

“semua ada undang undang ada alat ada fasilitas lengkap kemampuan ada cuman… siapa yang gerah itu saja,” tulisnya.

Akun @und8red8 mengungkapkan bahwa banyak orang diam bukan karena tidak tahu melainkan sudah pasrah.

“Tau sama tau deh, banyak yang diam juga bukan karena ga tau, tapi ga bisa berbuat apa-apa lagi, dah pasrah aja 😓,” tulisnya.

Akun @CikinKatso mempertanyakan siapa gerangan yang akan marah di istana jika ada gerakan cepat terhadap masalah kecil.

“Kalo gerak cepat perihal hal sepela gini yg marah2 di istana siapa ya, penasaran….” tulisnya.

Akun @ttorroo mengatakan bahwa lembaga mana pun di Indonesia tidak akan bertindak jika rakyat yang merugi.

“di indonesia itu…. apapun lembaganya selama rakyat yg merugi gak bakalan di tindak. tapi kalau lordnya yg kena. pemerintahan yg kena dan org org yg penting ydan berduit yg kena… mereka bertindak dengan cepat. sangat gesit seperti pekerja keras,” tulisnya.

Akun @BungHend menyebut para menteri Prabowo seperti yang ia maksudkan dalam cuitannya.

“menteri menteri prabowo kek begini ---” tulisnya.

Akun @elinotes_com hanya menyebut nama Amien Rais diikuti emoji tertawa.

“Bro amin rais 😂,” tulisnya.

Akun @dumbdeimos mempertanyakan apakah yang disebutkan tersebut menghasilkan sesuatu sehingga tidak diberantas.

“berarti yang disebutkan itu menghasilkan ya? makanya ga diberantas,” tulisnya.

Akun @riksayuda memaki Kementerian Komdigi dengan menyebut judi online dan pinjol dibiarkan bebas.

“@Kemenkomdigi_id giliran judol pinjol mah bebas !! Goblok,” tulisnya dengan kasar.

Akun @faiqurrahman_ menyebut Indonesia lebih mirip negara fasis ketimbang demokrasi.

“Indonesia lebih mirip negara fasis ketimbang demokrasi,” tulisnya.

Akun @frans070707 menyebut bahwa judi online memang tidak niat untuk diberantas.

“iya gerak cepat artinya judol emang ngak niat di brantas,” tulisnya.

Akun @ea5632 mengaku tidak kaget karena detik itu juga pihak berwenang bisa melakukan takedown paksa.

“Aku sih ga kaget 🤣 bahkan detik itu juga dia bisa kok takedown paksa beserta akunnya, ya tapi gimana ya,” tulisnya.

Akun @zakki_uye menyebut pemberantasan judi online harusnya semudah itu juga tapi kenyataannya tidak demikian.

“berantas judol harusnya segampang ini juga, tapikan… 👀,” tulisnya.

Seluruh komentar tersebut muncul dalam rentang waktu 1 hingga 5 jam sebelum berita ini diturunkan pada 3 Mei 2026.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung