Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Miliaran Rupiah Sudah Keluar SPPG Belum Juga Beroperasi Mitra Mengadu ke Kepala BGN Cicilan Bank Terus Berjalan

Repelita.net

15 October 2026 21:21 WIB • 93 view

[VIRAL]  Miliaran Rupiah Sudah Keluar SPPG Belum Juga Beroperasi Mitra Mengadu ke Kepala BGN Cicilan Bank Terus Berjalan
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Keluhan mengenai kesiapan operasional proyek fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG mulai ramai diperbincangkan di ruang publik digital.

ADVERTISEMENT

Informasi tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @corongnetizenindonesia pada tanggal 15 Oktober 2026.

Melalui unggahan itu, terungkap keresahan mengenai nasib dana investasi besar yang sudah ditanamkan oleh para penyedia fasilitas pendukung tersebut.

"MILIARAN RUPIAH SUDAH KELUAR, SPPG BELUM JUGA BEROPERASI!" tulis akun tersebut mengawali informasi dalam unggahannya.

Sejumlah pihak yang terlibat dalam kerja sama ini dikabarkan telah menyampaikan keluh kesah mereka secara langsung kepada otoritas terkait.

"Sejumlah mitra dan calon mitra SPPG menyampaikan curahan hati kepada Sudaryono, Kepala BGN, terkait investasi yang telah mereka keluarkan," lanjutnya.

Mereka mengaku mengalami tekanan yang cukup besar lantaran modal yang telah dialokasikan terkesan tertahan tanpa kejelasan waktu mulai operasional.

"Mereka mengaku sudah menghabiskan dana hingga miliaran rupiah untuk mempersiapkan fasilitas SPPG, tetapi hingga kini belum kunjung beroperasi," sebut akun tersebut dalam narasinya.

Kondisi tersebut diperparah oleh adanya kewajiban finansial berkala yang tetap harus dipenuhi oleh para investor di setiap bulannya.

"Sementara itu, beban finansial terus berjalan, termasuk cicilan pinjaman bank yang harus dibayar setiap bulan," tambahnya menjelaskan situasi di lapangan.

Situasi macetnya operasional ini memicu kekhawatiran mendalam mengenai kelangsungan bisnis dan pengembalian modal dari kerja sama yang sedang dibangun.

"Kondisi ini pun memunculkan kekhawatiran para mitra mengenai kepastian operasional dan keberlanjutan investasi mereka," demikian tutup akun tersebut dalam unggahan tertulisnya.

Informasi mengenai kendala investasi megaproyek ini langsung menuai beragam tanggapan kritis dan sentilan dari para pengguna media sosial.

Seorang warganet menyoroti tentang pola pembagian alokasi proyek yang dinilai cenderung berputar pada kelompok-kelompok tertentu saja.

"Mknya kl ambil proyek yg jelasl. Kl.polr, .tni, partai politik sudah mmg dpt.jatah proyek.MBG . Cb liat brp bnyk sppg ygd.kelolanya," tulis akun @syukri.yusuf.9847 dalam kolom komentar.

Netizen lainnya memberikan komentar bernada sindiran mengenai risiko bisnis ketika menghadapi situasi kerugian finansial seperti sekarang.

"kalau untung diem, kalau boncos nangissss 🫵," ungkap akun @de_ariant memberikan tanggapan satir.

Komentar singkat bernada ketus yang mengekspresikan ketidakpedulian terhadap keluhan para mitra juga dituliskan oleh pengguna lain.

"mampus," tulis akun @aswalchsnn secara singkat.

Ada juga warganet yang mengaitkan rasa simpatinya dengan program induk dari proyek pemenuhan gizi nasional tersebut.

"Mau kasian tapi embege," sebut akun @ryandayunda mengungkapkan pandangannya.

Kritik tajam mengenai kualitas dan polemik terkait penyajian hasil kerja dari proyek tersebut turut dilayangkan oleh seorang pengguna media sosial.

"Giliran nagih sok santun, giliran masak pada beracun," tulis akun @utwizz menyampaikan kritikannya.

Sementara itu, komentar penutup dari netizen lain secara blak-blakan menyoroti adanya dugaan bagi-bagi paket pekerjaan di balik proyek ini.

"Bagi² proyek," ungkap akun @sentot647093 mengakhiri deretan komentar di jagat maya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung