Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Kritik Netizen Terkait Polemik Pengakuan Syahadat dan Minimnya Pemahaman Dasar Keagamaan Prabowo Subianto

Repelita.net

01 October 2026 17:12 WIB • 95 view

[VIRAL] Kritik Netizen Terkait Polemik Pengakuan Syahadat dan Minimnya Pemahaman Dasar Keagamaan  Prabowo Subianto
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Sebuah rekaman diskusi publik yang menyoroti pernyataan kontroversial mengenai tata cara keagamaan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Bahasan tersebut mengemuka melalui tayangan kanal youtube mrdn66 pada hari minggu tanggal 14 september 2026 yang mengulas kembali kutipan ceramah tokoh nasional.

ADVERTISEMENT

Dalam tayangan itu, warganet memberikan tanggapan atas klaim pengalaman spiritual seseorang yang mengaku baru beberapa kali melafalkan kalimat syahadat semasa hidupnya.

“Ustaz-ustaz saya kiai-kiai saya mengajarkan kepada saya Prabowo kau sebagai muslim sebelum kau menghabiskan nafasmu terakhir kau harus ucapkan dua,” ujar netizen dalam video tersebut.

Pernyataan itu berlanjut pada pengakuan bahwa pengucapan kalimat syahadat tersebut hanya dilakukan beberapa kali sepanjang riwayat kehidupannya.

“Kalimat syahadat dan saya sudah tiga empat kali dalam hidup saya mengucapkan dua kalimat syahadat mengatakan bahwa sepanjang hayatnya dia,” lanjut kutipan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, warganet menilai pengakuan itu menunjukkan kurangnya pemahaman mendasar mengenai ajaran agama islam secara utuh.

“Sudah syahadat 3 sampai empat kali gitu kan iya itu sedikit loh ya bukan hanya sedikit ini kan memberikan kabar,” ulasnya.

Selain itu, muncul pula sorotan tajam terkait dugaan kebiasaan ibadah harian yang dipertanyakan oleh kalangan warganet di media sosial.

“Pada orang bahwa dia tidak mengerti Islam yang paling dasar basic ya yang kedua itu menunjukkan bahwa dia tidak pernah,” tambahnya.

Kritik juga diarahkan kepada para pendukung yang dinilai terlalu memaksakan narasi tertentu hingga berujung pada penerbitan karya tulis yang menuai polemik publik.

“Gitu kan masa sepanjang hayatnya baru tiga kali sampai empat kali syahadatnya gitu kan ee putar aja nanti videonya,” jelasnya.

Pada bagian akhir, warganet menyayangkan ketiadaan fakta valid dalam produk literatur pendukung sehingga memicu perdebatan luas di ruang publik.

“Ada dan itu dia tidak salah dalam pengertian bahwa dia memang tahunya itu iya yang dialami itu gitu loh dan,” pungkasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung