Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Kritik Menteri PU Dody Hanggodo, Dosen UGM dan Ferry Koto Alami Ancaman hingga Doxing

Repelita.net

18 July 2026 22:02 WIB • 609 view

[VIRAL] Kritik Menteri PU Dody Hanggodo, Dosen UGM dan Ferry Koto Alami Ancaman hingga Doxing
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Gelombang teror terhadap suara kritis yang menyoroti Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, semakin meluas setelah menimpa dosen Universitas Gadjah Mada, Nabiyla Risfa Izzati.

Kini, pegiat media sosial Ferry Koto mengaku menjadi korban serupa berupa ancaman dan upaya doxing pasca mengunggah kritik terhadap sang menteri di platform X.

ADVERTISEMENT

"Ada yang mau ancam-ancam saya, karena Twit tentang Dody Menteri PU," ungkap Ferry melalui akun X miliknya pada Sabtu (18/7/2026).

https://twitter.com/ferrykoto/status/1813958934440845312

Pelaku menggunakan modus intimidasi dengan mendesak penghapusan konten kritik, dibarengi dengan penyebaran data pribadi korban.

Ferry menyebutkan bahwa pihak tersebut bahkan mampu mengakses data kependudukan hingga melacak posisi terkini perangkat ponsel miliknya.

"Ini sudah jelas pelanggaran data pribadi, sampai tahu data KK. Bahkan lokasi device saya saat ini," tegasnya.

Ia mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas pemilik nomor tidak dikenal yang diduga terhubung dengan sebuah situs berita tertentu.

"Saya cek nomor yang WA terhubung dengan website ini. Mohon perhatian @CCICPolri data warga diretas begini," serunya.

Sebelumnya, Nabiyla Risfa Izzati mengalami intimidasi setelah mengkritik kebijakan mutasi besar-besaran di Kementerian Pekerjaan Umum yang dianggapnya zalim.

"PTUN-in aja sih pejabat dzalik kayak gini. Greget banget gweh," cuitnya di platform X pada Jumat (17/7/2026).

Pihak pengancam sempat mengirim pesan peringatan agar Nabiyla menghapus unggahannya dengan alasan dapat menimbulkan kegaduhan publik.

"Mohon kerjasamanya untuk menghapus postingan sodari. Nabiyla Risfa Izzati di platform X," tulis pesan tersebut.

Tidak berhenti di situ, data pribadi seperti alamat, nomor induk kependudukan, hingga informasi keluarga milik sang dosen turut diumbar oleh pihak tersebut.

Nabiyla telah melayangkan somasi resmi terhadap pemilik nomor yang melakukan intimidasi untuk menuntut pertanggungjawaban hukum.

"Sudah mengirim somasi ke nomor yang mengancam, saya lampirkan juga somasinya secara terbuka melalui twit ini, agar bisa dijadikan periksa oleh pihak terkait," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Dody Hanggodo membantah bahwa mutasi pegawai yang dilakukan berkaitan dengan isu bocornya dokumen perjalanan dinas keluarganya ke Amerika Serikat.

"Mutasi kan biasa aja. Orang pegawai gue 38.600, masa enggak boleh mutasi," ujar Dody saat ditemui di Istana Kepresidenan, Rabu (15/7/2026). (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung