Repelita Jakarta - Pernyataan bernada sindiran terhadap kelompok yang disebut dalam unggahan di media sosial kembali muncul dan menjadi bagian dari percakapan mengenai kondisi politik nasional.
Unggahan tersebut berasal dari akun @regar_op0sisi pada 7 September 2026 dan memuat pandangan mengenai susunan kekuasaan politik yang dikaitkan dengan sejumlah tokoh.
ADVERTISEMENT
Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan:
“Negara ini sudah jadi kerajaan:
Jokowi yg jadi rajanya
Gibran jadi perdana menteri
Bobby jadi temenggung.
Anda anda jadi hamba sahaya.
Tetaplah bodoh dengan bonus sembako.”
Unggahan itu tercatat mendapat perhatian pengguna media sosial dengan jumlah tayangan yang ditampilkan mencapai 179 pada saat informasi tersebut terlihat.
Pernyataan tersebut kemudian memperoleh tanggapan dari sejumlah akun lain yang ikut memberikan komentar terhadap isi unggahan.
Salah satu tanggapan datang dari akun @ch_chotimah2 yang menulis:
“Termul jadi tukang ceboknya.”
Komentar lain juga muncul dari akun @Boedak_Korporat dengan tulisan:
“contoh termul yang hobby nyebokin”
Rangkaian unggahan dan komentar tersebut menunjukkan adanya perdebatan bernada keras di media sosial terkait persepsi terhadap hubungan kekuasaan serta posisi sejumlah tokoh dalam politik nasional.
Isi pernyataan yang beredar merupakan pendapat dan komentar pengguna media sosial, sehingga tidak dapat diperlakukan sebagai keterangan resmi mengenai struktur pemerintahan maupun kedudukan politik para tokoh yang disebut.
Perbincangan tersebut memperlihatkan bagaimana isu politik kerap berkembang melalui unggahan singkat, kemudian diikuti komentar lain yang menggunakan bahasa satir, sindiran, maupun istilah bernada keras.
Hingga informasi ini disusun, unggahan yang menjadi pemicu percakapan tersebut tetap berada dalam konteks pernyataan pengguna media sosial dan belum menjadi keterangan resmi mengenai adanya perubahan struktur pemerintahan Indonesia.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
Termul jadi tukang ceboknya. https://t.co/T7GtXW5hts
— Chusnul ch💞timah (@ch_chotimah2) September 7, 2026