Repelita Jakarta - Kabar mengenai seorang ajudan presiden yang disebut "bunted" menjadi perbincangan hangat di media sosial sejak akhir pekan lalu.
Informasi tersebut awalnya beredar melalui unggahan di Threads oleh akun @retailman69 pada 19 April 2026.
ADVERTISEMENT
Menurut cerita yang dikutip dari sumber di ring satu istana, Pangkopassus Letjen Djon Afriandi dijadwalkan bertemu Presiden Prabowo Subianto dengan durasi tiga puluh menit.
Sesampainya di istana, Letjen Djon Afriandi diarahkan menunggu di ruang tamu oleh protokoler yang ditangani ajudan tersebut.
Ia menunggu hingga dua puluh menit dengan waktu tersisa hanya lima hingga sepuluh menit.
Tiba-tiba Presiden keluar dari ruang kerjanya dan melihat Pangkopassus duduk di sana.
Presiden langsung menegur keras dengan mengatakan "Kau gimana ada janji bertemu saya malah duduk duduk disitu, jendral apa kau!".
Setelah pertemuan singkat itu berakhir, Letjen Djon Afriandi keluar dengan wajah memerah dan langsung mencari ajudan yang mengatur jadwalnya.
Tanpa basa-basi ia menampar ajudan tersebut sambil berkata "kamu anak kecil mainin saya hah!".
Ajudan yang disebut bunted ini diketahui berlatar belakang Kopassus dan merupakan junior almamater dari Letjen Djon Afriandi.
Kejadian tersebut konon hanya diketahui kalangan terbatas di lingkungan istana dan elite TNI.
Saat ini akun Threads @retailman69 sudah tidak dapat diakses lagi sehingga informasi hanya beredar melalui tangkapan layar yang dibagikan di platform lain termasuk X oleh akun @MurtadhaOne1.
Hingga berita ini ditulis belum ada konfirmasi resmi dari pihak Istana maupun TNI mengenai kebenaran insiden tersebut.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
Ada yang bilang bukan syafri, tap Dankopassus
— ꦩꦸꦂꦠꦝ (@MurtadhaOne1) April 19, 2026
Mudah2an ini beneran ya https://t.co/hOPNP6aD3m pic.twitter.com/uCgOnZhMSy