Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Humas Pemerintah Disorot, Strategi Komunikasi Pejabat Dituding Memicu Kegaduhan Publik di Media Sosial

Repelita.net

20 August 2026 00:39 WIB • 557 view

[VIRAL] Humas Pemerintah Disorot, Strategi Komunikasi Pejabat Dituding Memicu Kegaduhan Publik di Media Sosial
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Strategi komunikasi politik serta gestur jajaran humas pemerintah kembali menuai perbincangan hangat di media sosial Threads usai diunggah oleh akun @natashaestelle pada 18 Agustus 2026. Unggahan tersebut menyoroti performa tim kehumasan dalam mengelola citra pejabat publik di ruang siber.

Pandangan kritis dilontarkan oleh pemilik akun Threads @natashaestelle mengenai dampak respons publik terhadap materi publikasi pimpinan.

ADVERTISEMENT

"I genuinely think their public relations team hates them. Ga mungkin team public relations nya gak bisa nebak kalo gesture ini bakal dihujat di seluruh sosmed, GAK MUNGKIN." tulis natashaestelle.

Pernyataan lanjutan disampaikan oleh pemilik akun Threads @natashaestelle mengenai dugaan dinamika internal di lingkup pemerintahan.

"Of course kemungkinan besar si raja terakhir ini juga seneng diginiin. Jadi ya sekalian bapak senang, tim juga senang alias ngetawain di belakang. Anabel ya, sotoy2an doang. Gue ga kenal orang istana. 🤷‍♀️" lanjut natashaestelle.

Tanggapan mengenai tampilan materi promosi disampaikan oleh pengguna akun Threads @diatonis2_4 dalam kolom komentar.

"Yang poster film asli norak bgt....gw ga abis pikir sih" tulis diatonis2_4.

Dugaan mengenai pemenuhan keinginan pimpinan diungkapkan oleh pengguna akun Threads @retrokamen.

"Saya yakin PR team nya jago. Jago kasih makan ego targetnya wkwkwwk... Kalo sampe kejadian dan di-post dan orangnya bangga kan tugas mereka sampe situ aja. Ngerjain sesuai pesanan klien saja. Klien happy, bayaran turun, selesai 🤣" tulis retrokamen.

Pendapat singkat mengenai karakter pimpinan ditambahkan oleh pemilik akun Threads @i_amrii.

"Emang dasarnya Npd aja sih" tulis i_amrii.

Dukungan atas analisis kehumasan tersebut disetujui oleh pengguna akun Threads @nonabailaaa.

"Kaata aku sih yes kakkk. Mikir gini juga wkwkw" tulis nonabailaaa.

Perbandingan dengan sistem pemerintahan monarki dikemukakan oleh pengguna akun Threads @zetaardan.

"Saya rasa sekelas raja/ratu di negara yang mempraktikkan monarki di era sekarang tidak ada yang sampai begini" tulis zetaardan.

Pandangan berbeda mengenai kualitas tim serta segmentasi demografi diutarakan oleh pemilik akun Threads @cocomalss.

"False. PR team mreka top Indonesia. Sarjana 1 di Indonesia itu tidak sampai 5%. They know their market." tulis cocomalss.

Kritik tajam mengenai fenomena penjilatan di lingkaran kekuasaan dilontarkan oleh pengguna akun Threads @nopita_lolita.

"Justru Prabowo lagi dijilat oleh sekitarnya , tau Prabowo megalomaniak yg suka dipuja dan diselebrasi..dipajanglah foto Prabowo di udara..aku yakin penjilatnya tau apa yg bikin Prabowo muncrat di celana ..dan Buntet sebelas duabelas dengan majikannya..ini usaha bikin Prabowo n Buntet muncrat berbunga bunga biar sekitar dapat muncratan dana atau proyek..bodoamat Ama rakyat yg mual..se tone deaf itu rezim skrg.." tulis nopita_lolita.

Sementara itu, ulasan mendalam mengenai dugaan taktik pengalihan isu diunggah oleh akun Threads @anisahmeid_ pada 19 Agustus 2026.

Pemilik akun Threads @anisahmeid_ membeberkan keraguannya atas maraknya konten respons terhadap pernyataan kontroversial para pejabat.

"Nemu postingan ini aku langsung yakin dengan perasaan aneh yg muncul beberapa waktu lalu. Aku ngerasa aneh dengan banyaknya konten2 yg ngerespon ketololan pejabat. Tidak sepenuhnya menyalahkan konten kreatornya, tapi lebih ke "ini ada apa?" ada bentuk skeptis "kayaknya ini udah diprediksi, deh" pikirku Aku nginget2 pernah ada diskusi ini di matkul Politik, Hukum dan Media pas kuliah dulu. Terus akhirnya nemu stategi komunikasi politik yang menarik namanya: Dead Cat Strategy" tulis anisahmeid_.

Penjelasan mengenai narasi sensasional yang memicu kegaduhan publik dijabarkan lebih lanjut oleh akun Threads @anisahmeid_.

"Perasaan anehku itu muncul pas beberapa waktu lalu narasi kupas bawang 700rb, naik. Banyak yg langsung pakai kalimat itu buat status juga buat konten. Sebenernya, itu sah-sah aja sebagai bentuk respon. Siapa yang ga jengkel pemimpin ngomong gitu. Kayak ga nyimak dan ga diproses gt gapaham kerja otaknya tuh gimana ga ngerti wkwk" lanjut anisahmeid_.

Dugaan mengenai pemroduksian isu kontroversial secara sengaja diutarakan kembali oleh akun Threads @anisahmeid_.

"Masalahnya ketololan itu terus2an muncul dan kita konsumsi. Semacam tidak ada evaluasi apalagi koreksi gitu. Aku jadi suspect kalau ini sengaja diproduksi demikian. Ditambah kondisi Pak P yang emang ga beres wkwk jadi kayak sengaja dikonsep biar bikin "rame."" lanjut anisahmeid_.

Mekanisme kerja taktik pengalihan perhatian dalam komunikasi politik diuraikan oleh akun Threads @anisahmeid_.

"Nah aku jd inget strategi Dead Cat di mana strategi ini dipakai untuk mengalihkan fokus. Inget2, deh ada momen atau isu apa yg potensi perhatian publiknya gede dalam waktu terdekat saat narasi kupas bawang muncul. Karena Dead Cat ini strategi yg mayan ampuh buat menarik perhatian publik. Apalagi publik lebih tertarik hal2 yang sensasional dibanding isu kebijakan publik yg njelimet" lanjut anisahmeid_.

Analogi taktik tersebut dipaparkan guna memperjelas fenomena narasi sensasional di ruang publik.

"Ucapan kupas bawang 700rb yg keluar dari seorang pemimpin itu, kan menarik, ya. Ada juga kemarin P bilang kl pendidikan ga penting, dll. Itukan sensasional apalagi munculnya tuh tiba2, wkkw apa tydac shock gt Ibarat kita lagi meeting, nih bahas problem gitu terus tiba2 ada orang random bawa kucing mati di saat kita meeting. Meeting yang awalnya bahas problem malah bahas tuh kucing kenapa mati lah, kenapa kucing mati dibawa ke ruang meeting, dll. Sebab itu strategi ini diberi nama Dead Cat" lanjut anisahmeid_.

Sikap kritis serta kecermatan dalam merespons narasi pejabat ditegaskan oleh pemilik akun Threads @anisahmeid_ di akhir utasnya.

"Jd for now dari aku sendiri, aku kayaknya mau lebih cermat merespon ucapan2 yang problematik aka tol, yg muncul dari mulut pejabat. Apalagi kalau narasinya sampai tren. Gamau bgt kebodohan ini jadi populer" lanjut anisahmeid_.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads
View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung