Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf Richard Lee, Ada Apa?

Repelita.net

03 May 2026 18:53 WIB • 1,019 view

[VIRAL] Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf Richard Lee,  Ada Apa?
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pendakwah Hanny Kristianto resmi mencabut sertifikat mualaf milik dokter Richard Lee yang belakangan menjadi sorotan publik karena berbagai kontroversi.

Keputusan tersebut disampaikan Hanny melalui pernyataan yang dikutip dari kanal Reyben Entertainment di YouTube pada awal Mei 2026.

ADVERTISEMENT

Hanny mengatakan pencabutan dilakukan karena sertifikat mualaf tersebut dinilai tidak digunakan sebagaimana mestinya oleh Richard Lee.

“Sampai hari ini di KTP-nya Richard Lee masih beragama Katolik,” ujar Hanny dalam tayangan tersebut pada Minggu (3/5/2026).

Dia juga menyatakan tidak ingin dokumen sertifikat mualaf tersebut digunakan dalam proses hukum yang berpotensi memicu konflik berkepanjangan.

“Saya juga tidak mau sertifikat mualaf tersebut menjadi barang bukti atau bahan di pengadilan untuk saling menyerang,” katanya menjelaskan alasan pencabutan.

Menurut Hanny, sertifikat mualaf memiliki fungsi administratif yang jelas di Indonesia yaitu untuk keperluan menikah, mengganti kolom agama di KTP, dan mengurus surat kematian.

Dia juga menyinggung pernyataan Richard Lee dalam sebuah video yang dinilai bertentangan dengan pengakuan dirinya sebagai seorang mualaf.

“Menurut saya sudah tidak mengakui lailahaillallah, sudah mengakui Tuhan selain Allah,” ujarnya merujuk pada konten video yang ia maksud.

Selain itu Hanny mengaku menemukan sejumlah konten di media sosial yang menunjukkan aktivitas Richard Lee bersama keluarganya di gereja.

“Ada foto dia bersama istrinya di gereja dan merayakan Natal,” ungkapnya menguatkan alasan pencabutan sertifikat.

Meski demikian Hanny menegaskan bahwa pencabutan hanya berlaku pada dokumen sertifikat secara administratif, bukan pada status keislaman seseorang di sisi Tuhan.

“Saya mencabut sertifikat itu bukan untuk membatalkan keislamannya,” tegasnya meluruskan potensi kesalahpahaman publik.

Dia menambahkan bahwa keputusan kontroversial tersebut diambil untuk menghindari polemik berkepanjangan di antara pihak-pihak terkait.

“Kok ini malah dibuat bahan berantam, makanya saya putuskan untuk mencabut sertifikat mualafnya,” pungkas Hanny mengakhiri pernyataannya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung