Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Gus Nur Tantang Jokowi dan Farhat Abbas Buktikan Ijazah di Pengadilan: Kalau Asli Saya Maafkan Semua, Kalau Palsu Saya Siap Dipenjara

Repelita.net

05 April 2026 23:20 WIB • 1,166 view

[VIRAL] Gus Nur Tantang Jokowi dan Farhat Abbas Buktikan Ijazah di Pengadilan: Kalau Asli Saya Maafkan Semua, Kalau Palsu Saya Siap Dipenjara
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pendakwah Sugi Nur Rahardja yang akrab disapa Gus Nur kembali menyuarakan soal ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo dengan menantang langsung para pendukung dan orang-orang yang disebutnya sebagai penyembah buta mantan presiden tersebut, termasuk pengacara Farhat Abbas, untuk membuktikan kebenaran di meja hijau.

"Pendukung, penyembah, pentaklid buta, wabil khusus Farhat Abbas ini, terpikir enggak sama kamu? Ya, kamu bersatu padu, duduk di depannya Jokowi. Pak Jokowi, gimana kalau jenengan saya antar ke pengadilan? Ayo kita lawan dengan data, dengan fakta, dengan kejujuran. Berani enggak?" ujar Gus Nur dalam pernyataannya di akun Youtube GUSNUR 13 OFFICIAL pada Minggu, 5 April 2026.

ADVERTISEMENT

Gus Nur menyoroti fakta bahwa meskipun sudah banyak persidangan digelar mulai dari kasus pidana, perdata, gugatan di Komisi Informasi Publik, hingga Citizen Lawsuit di berbagai kota seperti Jakarta dan Solo, pihak Jokowi disebutnya selalu absen menghadirkan ijazah asli.

"Sudah banyak tersangka, sudah ada orang yang dicekal, sudah ada yang dipenjara. Sampai detik ini ijazahnya enggak ada. Orangnya enggak pernah datang ke pengadilan. Pengacaranya selalu bilang, 'Nanti di pengadilan kita ketemu.' Halo, pengadilan yang mana? Bambang Tri sudah, Gus Nur sudah, pidana sudah, perdata sudah, KIP sudah, CLS sudah, Jakarta sudah, Solo sudah. Ijazahnya mana?" tegasnya.

Ia juga menyinggung Presiden Prabowo Subianto serta berbagai institusi negara seperti intelijen, polisi, dan TNI yang disebutnya membiarkan isu ini terus bergulir dan membuat negara gaduh setiap hari.

"Negara gaduh terus urusan ijazah enggak selesai-selesai. Nyerang pribadi terus, personal terus," kritik Gus Nur dengan nada emosional.

Lebih jauh, ia menantang rezim Jokowi untuk membawa ijazah ke pengadilan secara terbuka dan transparan.

"Saya sudah datang ke rumahnya Jokowi, sudah saya minta foto saja ijazahnya asli. Mana enggak ditunjukkan ke saya fotonya? 35 saksi, ulama, kiai, hakim, polisi penyelidik enggak ada yang pernah lihat," katanya.

Gus Nur menegaskan sikapnya sebagai warga negara yang taat hukum dan meminta Jokowi untuk benar-benar bersikap sebagai negarawan.

"Kalau ternyata palsu, penjara aku. Kalau ternyata asli, maafkan semuanya, Roy Suryo, Dr. Tifa, semuanya dimaafkan. Clear," saran Gus Nur mengajukan jalan keluar.

Ia juga menyentil tuduhan zina terhadap tokoh-tokoh seperti Refly Harun dan Dr Tifa yang menurutnya merupakan fitnah berat terhadap orang baik-baik, meskipun ia menyatakan tidak ikut campur urusan pribadi tersebut.

Dengan nada yang semakin emosional, Gus Nur menyebut rezim Jokowi penuh dosa dan bahkan menggunakan istilah keras seperti laknatullah serta penipu perusak bangsa.

Ia berharap para pendukung Jokowi bisa mengajak mantan presiden itu untuk khusnul khatimah, namun tetap menyatakan mudah-mudahan feeling-ku salah.

"Kalau menurut ayat Alquran, ndak lama lagi. Hancur kamu semuanya, hancur kalian," pungkas Gus Nur.

Pernyataan Gus Nur ini muncul di tengah isu politik yang masih sangat sensitif, meskipun ia sendiri pernah dipenjara selama empat tahun dalam kasus ujaran kebencian terkait tudingan ijazah palsu Jokowi sebelum akhirnya mendapat amnesti.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung