Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Diduga Komdigi Batasi Konten Kritik Asap Kalimantan, Akun Andien Hingga Ustaz Adi Hidayat Kena Pembatasan Massal

Repelita.net

18 October 2026 23:01 WIB • 94 view

[VIRAL] Diduga Komdigi Batasi Konten Kritik Asap Kalimantan,  Akun Andien Hingga Ustaz Adi Hidayat Kena Pembatasan Massal
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Gelombang pembatasan akses digital secara masif dilaporkan melanda ruang siber nasional, menyasar akun media sosial milik figur publik hingga masyarakat umum yang menyuarakan kritik atas penanganan bencana kabut asap dan kebakaran hutan.

ADVERTISEMENT

Langkah pengetatan informasi di dunia maya ini memicu sorotan tajam karena Kementerian Komunikasi dan Digital terindikasi aktif melakukan pembersihan terhadap narasi protes warga di lapangan.

Berdasarkan data dari lembaga pemantau independen, persentase intervensi penyaringan konten oleh instansi pemerintah tersebut tercatat berada pada angka yang sangat signifikan.

“SAFEnet dan Remotivi mencatat 73 upaya moderasi konten kritik warga sepanjang April sampai Agustus 2026. Sebanyak 90,4% atau 66 kasus di antaranya didasarkan pada permintaan Komdigi,” tulis akun @tw.utomo pada hari Minggu, 18 Oktober 2026.

Tindakan pembersihan kiriman digital ini berdampak langsung pada operasional saluran komunikasi para tokoh nasional serta influencer yang ikut bersuara mengenai isu lingkungan tersebut.

“Informasi keluhan tersebut mengemuka dari postingan akun @voxnetizens yang diunggah sekitar satu jam yang lalu,” lanjut laporan komunal warga siber pada hari yang sama.

Dalam laporan itu, penyanyi Andien mengeluhkan jangkauan distribusi kiriman pribadinya merosot tajam seusai membagikan materi mengenai kondisi riil penanganan kebakaran hutan di daerah.

Sementara itu, pemuka agama Ustaz Adi Hidayat turut mengonfirmasi bahwa akun media sosial miliknya sempat terkena tindakan pembatasan fitur secara mendadak oleh sistem platform.

Pembatasan sepihak ini bahkan ikut membatasi peredaran konten video milik warga negara Malaysia yang mengkritik pekatnya asap kiriman dari area hutan Kalimantan.

“Influencer sekelas @tasyafarasya kena shadow banned setelah ikut speak up KEBAKARAN HUTAN, instagram ustad Adi Hidayat tumbang, bahkan homeless media susah speak up,” ketik akun @tw.utomo.

Kondisi tersebut langsung memicu banjir kritik menohok dari masyarakat yang menilai menteri terkait lebih sibuk meredam kritik warga daripada memberantas kejahatan siber primer.

“meutya_hafid Anda berantas judol dan bokep aja gak bisa, malah sibuk brantas suara rakyat!!!,” semprot akun @tw.utomo di kolom komentar.

Warganet lain menyayangkan sikap sang pejabat dan mengaitkannya dengan rekam jejak masa lalu menteri yang semula merupakan seorang wartawan perang.

“Kalo tau nya nanti seperti ini, mending di-iklhas-kan saja dia di Irak sana...mungkin dia bisa jadi jubir disana,” cibir akun @gregoriusjoe.

Sindiran serupa diutarakan pengguna jejaring sosial lain yang menilai tindakan penyaringan informasi ini telah mencederai prinsip transparansi moderasi konten di era demokrasi.

“Dia gak pernah mikir kalo dulu berita dia diculik disensor juga bakal bernasib seperti apa dia??? Wanita kok gitu,” tulis akun @rto.fam.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









View on Threads
View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung