Repelita Jakarta - Apa nak jadi Indonesia? Pertanyaan itu dilontarkan Datuk Hj. Mohd Asri melalui akun TikTok @hj.mohdasri dalam unggahan yang diunggah sekitar 19 Oktober 2026.
Dalam video berdurasi sekitar satu menit itu, mentor pelaburan saham itu menyoroti arah dan kondisi ekonomi Indonesia yang dinilai semakin memprihatinkan.
ADVERTISEMENT
Beliau mempertanyakan bagaimana negara dengan sumber daya besar justru menghadapi tekanan ekonomi yang terus berulang.
Datuk Hj. Mohd Asri menyoroti bahwa banyak kebijakan dan perilaku yang tampaknya tidak sejalan dengan upaya memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Ia menyinggung bagaimana kondisi ini berdampak pada masyarakat luas, termasuk daya beli dan stabilitas keuangan rumah tangga.
Menurutnya, jika arah pembangunan dan pengelolaan ekonomi tidak segera diperbaiki, maka pertanyaan “apa nak jadi Indonesia” akan terus menggema.
Unggahan tersebut menjadi salah satu reaksi publik terhadap situasi terkini yang dialami Indonesia di tengah dinamika kawasan.
Datuk Hj. Mohd Asri menekankan pentingnya introspeksi kolektif agar Indonesia tidak terus terjebak dalam pola yang merugikan jangka panjang.
Kondisi ekonomi yang dimaksud mencakup tekanan terhadap sektor-sektor strategis dan kemampuan negara menjaga kepercayaan pasar regional.
Ia menutup dengan nada keprihatinan terhadap masa depan ekonomi Indonesia jika tidak ada perubahan mendasar.
(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
@hj.mohdasri Apa nak jadi Indonesia? 😢
♬ original sound - MohdAsri | LaburSaham.com