Berita, Nasional

[VIRAL] Ceramah UST Ustaz Abdul Somad Soal Ketimpangan Ekonomi dan Perjuangan Hidup Rakyat Viral Disorot Warganet

Repelita.net

18 August 2026 20:10 WIB • 377 view

[VIRAL] Ceramah UST Ustaz Abdul Somad Soal Ketimpangan Ekonomi dan Perjuangan Hidup Rakyat Viral Disorot Warganet
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Ceramah agama yang disampaikan oleh penceramah kenamaan Ustaz Abdul Somad (UAS) mendadak menyita perhatian luas masyarakat dan menjadi bahan pembicaraan hangat di jejaring sosial. Pesan dakwah yang menyinggung kondisi kebatinan rakyat dalam menghadapi ketimpangan ekonomi dan perjuangan hidup tersebut dinilai sangat menyentuh realitas sosial saat ini.

Ungkapan kritis serta sentilan mendalam dalam tayangan ceramah itu mendulang apresiasi tinggi dari publik yang mendambakan sosok ulama berani menyuarakan kebenaran. Poin-poin tausiah tersebut dianggap merefleksikan suasana hati masyarakat bawah yang berjuang keras memenuhi kebutuhan hidup harian.

ADVERTISEMENT

Sejumlah warganet menyampaikan pandangan serta tanggapan mereka terhadap muatan ceramah yang dinilai sangat realistis tersebut.

Pada tanggal unggahan 18 Agustus 2026, akun wahid_labaaji

menguraikan perenungannya terkait pesan yang disampaikan, "Galau bagi yang menikmati kekayaan negeri ini, terharu bagi yang berjuang untuk hidupnya dari keringat sendiri, termenung bagi yang mencari nafkah nya di negeri orang, tertindas bagi yang menggantungkan hidupnya dari keterbatasan pikirannya"

Sementara itu, perbandingan mengenai keberanian menyampaikan kritik sosial di hadapan elite pemerintahan turut dilontarkan oleh pengguna media sosial.

Melalui tanggapannya, akun jully_joe

mengutarakan pandangannya dengan menyebut, "Harusnya ceramah di Istana ky gini bukan kaya menag yg malah jd penjilat."

Harapan agar para tokoh agama konsisten melayangkan nasihat bagi para penyelenggara negara juga diutarakan oleh warganet lain.

Lewat unggahan di platform digital tersebut, akun jainalarumi

mengapresiasi keberanian penceramah dengan menulis, "UAS setidaknya ia telah pernah menasehati pemimpin dan pejabat, suatu saat nanti diakhirat kelak ia telah melakukan sesuatu amar makruf nahi Munkar, kadang banyak ustadz atau ulama hanya menyenangkan maunya pemimpin."

Dukungan masyarakat terhadap ketegasan dakwah moral para tokoh agama terus mengalir deras di ruang publik. Publik berharap agar para penceramah tetap konsisten berada di barisan rakyat guna mengingatkan para pejabat negara agar selalu amanah dan berpihak pada kesejahteraan bersama.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung