Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Ceramah Ramadhan M. Jusuf Kalla di UGM Diplintir jadi Konten Menyesatkan

Repelita.net

11 April 2026 20:07 WIB • 1,269 view

[VIRAL] Ceramah Ramadhan M. Jusuf Kalla di UGM Diplintir jadi Konten Menyesatkan
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Ceramah Ramadhan M. Jusuf Kalla di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada Kamis (5/3/2026) malam diplintir menjadi konten menyesatkan di media sosial akhir pekan ini.

Beberapa akun Instagram nyaris bersamaan mengunggah potongan video ceramah JK disertai narasi yang menuduh bahwa Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI tersebut memfitnah serta menistakan ajaran Kekristenan.

ADVERTISEMENT

Tuduhan tersebut menyusul pernyataan JK yang menyebut kedua pihak dalam konflik Poso dan Ambon menggunakan istilah mati syahid, namun setelah ditelusuri ternyata merupakan hasil pemotongan konteks (context cutting) yang parah.

Dalam video viral tersebut, hanya ditampilkan potongan kalimat JK: “Kenapa agama gampang menjadi alasan konflik kayak di Poso, Ambon? Karena kedua-duanya Islam dan Kristen berpendapat mati atau menewaskan orang atau mematikan itu syahid.”

Sejumlah akun Instagram lalu menarasikan bahwa JK telah berbohong karena Kristen tidak mengenal mati syahid untuk membunuh musuh, sementara ajaran Kristus adalah mengasihi musuh.

Juru bicara M. Jusuf Kalla, Husain Abdullah, dengan tegas membantah tuduhan tersebut dan membeberkan fakta utuh di balik ceramah yang disampaikan di Masjid Kampus UGM itu.

Husain menjelaskan bahwa JK sedang berbicara dalam konteks sejarah konflik Poso dan Ambon pada masa awal reformasi yang bernuansa SARA, bukan sedang berkhotbah mengajarkan teologi Kristen.

“Yang disampaikan Pak JK adalah realitas sosiologis di lapangan saat konflik pecah. Pada masa itu, benar terjadi bahwa baik kelompok Islam maupun kelompok Kristen sama-sama menyerukan perang suci dan mengklaim bahwa membunuh pihak lawan atau mati dalam pertempuran adalah syahid. Itu fakta sejarah,” ujar Husain di Jakarta, Sabtu (10/4/2026).

Husain menegaskan bahwa tujuan utama ceramah JK justru untuk membongkar pemahaman sesat tersebut, dan terbukti berkat usaha JK melakukan pelurusan panduan kedua pihak yang bertikai.

Usaha pelurusan tersebut membuat baik pihak Islam maupun Kristen bersedia ke Malino, Sulawesi Selatan, untuk berunding membicarakan perdamaian yang kemudian dikenal dengan Deklarasi Malino.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung