Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] BEM UI Fatimah Azzahra: Kemerdekaan Belum Tuntas, Rakyat Masih Merasa Terjajah oleh Pemerintahan Sendiri

Repelita.net

23 October 2026 21:00 WIB • 116 view

[VIRAL] BEM UI Fatimah Azzahra: Kemerdekaan Belum Tuntas, Rakyat Masih Merasa Terjajah oleh Pemerintahan Sendiri
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia Fathimah Azzahra menyampaikan orasi di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Selasa 18 Agustus 2026.

Ia menyerukan perjuangan rakyat dalam aksi bertajuk Merebut Kemerdekaan yang digelar mahasiswa.

ADVERTISEMENT

Fathimah menegaskan tujuan utama aksi bukan semata berhasil mencapai titik kumpul, melainkan memperjuangkan kebebasan berpendapat dan menyampaikan aspirasi.

“Dan dalam sejarah, kita sudah tercatat menang karena kita ada di pihak yang benar. Sehingga hari ini kita ingin menunjukkan pada teman-teman polisi bahwa kita lebih punya hati dibanding mereka, bahwa kita masih lebih punya rasa kemanusiaan karena kita tidak ingin ada teman-teman kita terluka,” jelasnya.

Mahasiswi Fakultas Kedokteran UI angkatan 2023 itu memilih tidak memaksakan diri menerobos barikade demi keselamatan peserta aksi.

Menurutnya, sikap tersebut berbeda dengan aparat yang disebut tidak memedulikan keselamatan massa.

“Mereka (polisi) mengatakan bahwa, ‘Oh iya, silakan saja kalau mau terobos.’ Itu adalah wujud bahwa mereka enggak peduli, teman-teman, kalau ada yang terluka. Mereka bilang, ‘Silakan saja terobos.’ Itu adalah bahasa lain dari, ‘Kalau kamu luka, saya enggak peduli. Yang penting kamu yang mulai,’” tegas Fathimah.

Dalam orasinya, ia juga menyoroti makna kemerdekaan yang belum sepenuhnya dirasakan rakyat.

Fathimah menyatakan masih ada masyarakat yang merasa dijajah oleh pemerintahan sendiri karena persoalan keadilan dan kelayakan hidup yang belum terjawab.

Aksi tersebut membawa delapan tuntutan mulai dari penghentian penjajahan negara atas rakyat sendiri hingga pemberantasan KKN serta penurunan harga kebutuhan pokok.

Fathimah Azzahra berdiri di garis depan sambil memimpin rekan-rekannya menyampaikan aspirasi di tengah ketegangan dengan aparat.

Ia menekankan bahwa kemerdekaan tidak akan diberikan lewat upacara semata, melainkan harus dijemput oleh kekuatan rakyat yang bersatu.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung