Berita, Nasional

[VIRAL] Belum Tunaikan Janji Kampanye, Partai Elite Mulai Bidik 2029, Adu Cepat Dekati Kekuasaan Kembali Mencuat

Repelita.net

12 October 2026 15:44 WIB • 56 view

[VIRAL]  Belum Tunaikan Janji Kampanye, Partai Elite Mulai Bidik 2029, Adu Cepat Dekati Kekuasaan Kembali Mencuat
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Gelombang manuver partai politik menjelang pemilihan presiden mendatang mulai memicu sorotan tajam dari berbagai kalangan masyarakat.

Langkah sejumlah elite parpol yang dinilai terburu-buru mengamankan posisi tersebut menuai kritik karena dianggap mengabaikan persoalan mendasar rakyat.

ADVERTISEMENT

Fenomena mengenai dinamika koalisi ini sebelumnya disampaikan melalui sebuah unggahan oleh akun @lawanarusid9 pada 12 Oktober 2026.

Akun tersebut menuliskan, "Belum Juga Buktikan Janji Kampanye, Partai Elit Sudah Curi Start "Kunci" 2029! Gelombang adu cepat "menjilat" kekuasaan kembali diperlihatkan para elit politik tanah air. Setelah Golkar dan PAN, kini PKB secara terbuka menyatakan dukungan penuh hingga "1000%" kepada Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju di Pilpres 2029. Padahal, roda pemerintahan periode ini baru saja bergulir dan tumpukan janji politik serta persoalan rakyat masih menumpuk menunggu bukti nyata."

Sorotan tersebut mengindikasikan adanya kegelisahan publik terhadap prioritas kerja para pemimpin partai yang lebih fokus pada kontestasi masa depan.

Upaya penguncian dukungan sejak dini oleh koalisi dinilai mengaburkan esensi pemenuhan janji kampanye yang seharusnya direalisasikan saat ini.

Unggahan lanjutan dari akun @lawanarusid9 pada tanggal yang sama juga menyatakan pandangan kritis mengenai pergeseran fungsi konsolidasi tersebut.

Ia menyatakan, "Isyarat borong dukungan dari partai-partai koalisi ini dinilai publik bukan sekadar konsolidasi, melainkan taktik mencari amannya para elit demi mengunci kursi dan jatah kekuasaan sejak dini. Ketika para pemimpin politik lebih sibuk mengamankan tiket 2029 ketimbang memikirkan nasib rakyat yang makin terhimpit ekonomi, untuk siapa sebenarnya syahwat politik ini diperuntukkan?"

Reaksi terhadap fenomena manuver politik ini juga memancing berbagai komentar langsung dari para pengguna media sosial yang merasakan dampak situasi ekonomi.

Seorang netizen dengan nama akun rifaraya1621 menyampaikan pendapatnya mengenai pola perilaku partai politik di Indonesia.

Warganet tersebut menuliskan, "3 partai yg selalu ikut pemerintah ga pernah bisa oposisi siapa pun presidennya karna ga ada bisa JD presiden"

Selain itu, keluhan mengenai kesenjangan fokus antara elite politik dan kebutuhan mendasar masyarakat turut disuarakan oleh pengguna lain.

Komentar mengenai situasi riil di masyarakat tersebut disampaikan secara lugas oleh akun tonny_cokro.

Ia menuliskan, "Sebenarnya yang ribut itu elit politik negara ini, rakyat mah adem aja ngak mampu lagi mikirin politik, orang mau makqn enak aja susah, kapan bisa bekerja untuk rakyat seperti yang sering mereka omon omonin, demi rakyat demi rakyat semua" (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung