Repelita [Jakarta] - Wilayah Taif di Provinsi Makkah, Arab Saudi, dilanda musibah banjir bandang hebat menyusul curah hujan berintensitas tinggi serta anomali cuaca buruk yang menerpa kawasan pegunungan tersebut.
Otoritas Pusat Meteorologi Nasional Kerajaan Arab Saudi sebelumnya telah menaikkan peringatan bahaya ke level siaga merah lantaran besarnya volume air yang turun di kawasan itu.
ADVERTISEMENT
Terjangan air bah berwarna cokelat terpantau meluap hingga menerjang kawasan pemukiman warga serta melumpuhkan jalur lalu lintas utama hingga merendam banyak roda empat.
Guna mengantisipasi jatuhnya korban jiwa, institusi Pertahanan Sipil setempat menerjunkan tim penyelamat sekaligus mengeluarkan imbauan tegas agar masyarakat menghindari lintasan lembah dan bantaran sungai.
Peristiwa cuaca tidak biasa yang melanda daratan gersang di jazirah Arab tersebut seketika menjadi perbincangan hangat serta menyita perhatian publik internasional di media sosial.
Anomali iklim yang memicu luapan air dahsyat di area kering ini memantik perdebatan warganet mengenai dampak nyata dari perubahan iklim global saat ini.
Keheranan atas musibah tersebut diungkapkan langsung melalui postingan akun @MilahPass pada 30 Agustus 2026 pukul 5.41 PM.
"MAHA BESAR ALLAH, NEGARA TIMUR YANG KERING BISA KEDAPATAN BANJIR BANDANGAda apa ya Allah" tulis akun @MilahPass.
Sorotan mengenai pergeseran pola cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi di berbagai negara turut diamini oleh pengguna akun @haonguyen6868.
"alam berubah drastis" tulis akun @haonguyen6868.
Pemilik akun pertama kembali mengutarakan kecemasan serta pertanyaan mendalam atas serangkaian bencana yang melanda wilayah Timur Tengah.
"Tanda tanda apa ini" tulis akun @MilahPass.
Ramainya pembahasan warga netizen di dunia maya mengindikasikan kian tingginya kekhawatiran global terhadap bencana alam tak terduga akibat pergeseran iklim bumi.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
MAHA BESAR ALLAH, NEGARA TIMUR YANG KERING BISA KEDAPATAN BANJIR BANDANGšAda apa ya Allah pic.twitter.com/hIQD3o5oiF
— mom milah (@MilahPass) August 30, 2026