Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Azzam Izzulhaq Bikin Draf Permintaan Maaf Prabowo soal Diksi dan Ucapan Tak Pantas

Repelita.net

20 September 2026 15:50 WIB • 106 view

[VIRAL] Azzam Izzulhaq Bikin Draf Permintaan Maaf Prabowo soal Diksi dan Ucapan Tak Pantas
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Sebuah draf pernyataan permohonan maaf yang mengatasnamakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto beredar melalui unggahan akun Threads @azzamizzulhaq pada Minggu, 20 September 2026.

Unggahan tersebut memuat rancangan pernyataan yang disebut berkaitan dengan penggunaan diksi, kata-kata, serta penyampaian yang dinilai tidak pantas dalam komunikasi publik.

ADVERTISEMENT

Dalam bagian awal draf, tertulis:

“Pernyataan Permohonan Maaf Presiden Republik Indonesia atas Penggunaan Diksi, Kata-kata, dan Penyampaian yg Tidak Pantas

Saudara-saudara seluruh rakyat Indonesia yg saya hormati,

Sebagai Presiden Republik Indonesia, amanat yg diletakkan di atas pundak saya bukan hanya tentang memimpin pemerintahan dan menjalankan pembangunan. Melainkan juga tentang menjaga etika, keteladanan, serta kehormatan dalam setiap tutur kata dan tindakan di ruang publik.”

Pada bagian berikutnya, draf tersebut memuat pernyataan permintaan maaf yang ditujukan kepada masyarakat Indonesia.

“Hari ini, dengan kerendahan hati yg paling dalam, saya berdiri di hadapan seluruh rakyat Indonesia untuk menyampaikan permohonan maaf yg setulus-tulusnya. Saya menyadari betul bahwa dalam berbagai kesempatan berbicara di ruang publik, saya telah menggunakan diksi, kata-kata, atau penyampaian yg kasar dan tidak pantas.

Saya paham bahwa kepemimpinan membutuhkan ketegangan emosi yg terkendali dan kesantunan berbahasa.”

Draf itu kemudian menjelaskan alasan bahwa tekanan maupun situasi tertentu tidak dapat dijadikan pembenaran atas penggunaan bahasa yang dinilai tidak sesuai dengan kedudukan seorang kepala negara.

“Tidak ada alasan atau pembenaran apa pun—baik kekecewaan, tekanan kerja, maupun dinamika situasi—yg dapat membenarkan seorang Kepala Negara mengucapkan kata-kata yg tidak mencerminkan budaya Nusantara dan nilai-nilai luhur bangsa kita.

Perkataan saya tersebut telah menimbulkan ketidaknyamanan, melukai perasaan sebagian masyarakat, serta memberi teladan yg tidak baik bagi generasi muda.”

Bagian selanjutnya berisi permohonan maaf sekaligus komitmen untuk melakukan evaluasi terhadap cara berkomunikasi di ruang publik.

“Untuk setiap kekecewaan dan rasa ketidaknyamanan yang timbul dari tutur kata saya, dari lubuk hati yg paling dalam, saya memohon maaf sebesar-besarnya. Penyesalan ini sungguh-sungguh lahir dari kesadaran penuh saya sebagai seorang manusia yg tidak luput dari kesalahan.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan profesional saya kepada seluruh rakyat Indonesia, saya berkomitmen penuh untuk melakukan koreksi diri secara menyeluruh.”

Draf tersebut juga mencantumkan janji untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan bahasa serta menjaga martabat kepresidenan ketika menyampaikan komunikasi kepada publik.

“Saya berjanji akan lebih berhati-hati, menjaga kesantunan, dan senantiasa mencerminkan martabat kepresidenan dalam setiap komunikasi publik ke depan.

Terima kasih atas segala kritik, teguran, dan ingatan tulus yg telah diberikan oleh masyarakat. Teguran tersebut adalah wujud kecintaan rakyat kepada negara ini, dan saya menerimanya sebagai bahan refleksi yg sangat berharga untuk menjadi pemimpin yg lebih baik.”

Pada bagian penutup, draf itu memuat harapan agar persatuan, kesantunan, dan kehormatan bangsa tetap terjaga.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa membimbing kita semua dalam menjaga persatuan, kesantunan, dan kehormatan bangsa Indonesia.

Pemimpin dan pelayan rakyat Indonesia, PRABOWO SUBIANTO prabowo

*Demikian draft ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya”

Dengan demikian, materi yang beredar melalui akun @azzamizzulhaq tersebut secara eksplisit mencantumkan keterangan sebagai draf, sehingga isi unggahan tersebut tidak dapat diperlakukan sebagai pernyataan resmi Presiden tanpa adanya konfirmasi atau sumber resmi yang menyatakan hal tersebut. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung