Berita, Viral Sosmed

[VIRA] Susu Sekolah Bercap Gratis Dijual di Minimarket, Pelakunya Pemasok Dapur MBG

Repelita.net

04 April 2026 17:54 WIB • 982 view

[VIRA] Susu Sekolah Bercap Gratis Dijual di Minimarket, Pelakunya Pemasok Dapur MBG
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan susu sekolah bercap gratis yang merupakan merk khusus program Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata dijual bebas di sebuah minimarket.

PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Co. Tbk selaku produsen mengakui bahwa produk susu tersebut memang milik mereka, namun pihaknya membantah keras jika disebut langsung menjualnya ke gerai ritel.

ADVERTISEMENT

Corporate Secretary Ultrajaya, Helina Widayani, mengungkapkan bahwa perusahaannya telah melakukan peninjauan langsung ke lapangan dan hasilnya benar bahwa produk mereka ditemukan di minimarket tersebut.

Produk susu yang dimaksud saat ini sudah ditarik dari rak penjualan dan tidak lagi beredar di masyarakat setelah pihak perusahaan bertindak cepat.

Helina menjelaskan bahwa pelaku di balik insiden ini adalah seorang pemasok dapur MBG yang memiliki kontrak dengan sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Pemasok bertanggung jawab terhadap dapur atau ada kontrak dengan dapur,” ujar Helina kepada wartawan pada Kamis, 2 April 2026, seraya menegaskan bahwa tanggung jawab penyaluran berada sepenuhnya di tangan pemasok.

Pihak Ultrajaya kini telah mengambil tindakan tegas dengan menghentikan kerja sama distribusi kepada pemasok yang bermasalah tersebut.

“Pihak pemasok yang menjual susu sekolah ke outlet tersebut sudah kami setop pengirimannya dan tidak akan diberikan pasokan susu sekolah di masa mendatang,” kata Helina.

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan temuan susu kemasan yang bertuliskan tegas "Susu Sekolah. Susu Gratis Program MBG. Tidak Untuk Diperjualbelikan" namun dijual bebas dengan harga Rp4.000 untuk kemasan ukuran 125 mililiter.

Menanggapi hal ini, Badan Gizi Nasional (BGN) juga memberikan klarifikasi tegas melalui Kepala BGN, Dadan Hindayana, yang menyatakan bahwa lembaganya tidak pernah memproduksi susu apapun.

“BGN tidak pernah membuat kontrak dan berkomitmen dengan produsen mana pun,” ujar Dadan, menjelaskan bahwa kebutuhan susu dalam program MBG dipenuhi melalui pembelian langsung di pasar oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung