Repelita Washington - Keputusan mengejutkan datang dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang secara resmi mencopot Jaksa Agung Pam Bondi, sosok yang selama ini dikenal sebagai sekutu dekat sekaligus pembela setianya di pemerintahan.
Pemecatan ini diumumkan langsung oleh Trump melalui unggahan di platform Truth Social.
ADVERTISEMENT
Dalam pernyataannya, Trump tetap memuji kinerja Bondi bahkan menyebutnya telah melakukan pekerjaan luar biasa selama menjabat.
Namun di balik pujian tersebut, Trump memastikan bahwa Bondi akan meninggalkan jabatannya dan beralih ke sektor swasta.
Ia juga menyebut bahwa peran baru Bondi akan diumumkan di kemudian hari.
Selama menjabat sebagai pejabat penegak hukum tertinggi di Amerika Serikat, masa kepemimpinan Bondi tak lepas dari berbagai sorotan tajam.
Salah satu yang paling disorot adalah penanganannya terhadap rilis berkas yang berkaitan dengan sosok kontroversial Jeffrey Epstein.
Kasus Epstein menjadi polemik besar karena saat dilantik pada Februari 2025, Bondi berjanji akan bersikap transparan dan bahkan menyatakan akan merilis daftar klien yang diduga terkait dengan pengusaha tersebut.
Namun Departemen Kehakiman kemudian menyebut bahwa daftar itu tidak ada.
Di bawah tekanan publik dan politik yang membuncah, jutaan dokumen terkait Epstein akhirnya dirilis juga.
Langkah ini terjadi setelah Kongres mengesahkan undang-undang yang mewajibkan publikasi catatan yang tidak terklasifikasi.
Meski demikian, keputusan tersebut justru menuai kritik keras dari berbagai kalangan.
Baik Partai Republik maupun Demokrat menilai Departemen Kehakiman gagal menjaga keseimbangan, terutama dalam melindungi identitas korban dan pihak lain yang terlibat.
Situasi ini disebut-sebut menjadi salah satu faktor yang memicu meningkatnya frustrasi Trump terhadap Bondi.
Ironisnya hanya beberapa jam sebelum pengumuman pemecatan, Trump masih sempat membela Bondi dengan menyebutnya sebagai orang yang luar biasa dan melakukan pekerjaan yang baik.
Pam Bondi sendiri merespons keputusan pemecatannya dengan sikap yang terbuka.
Ia mengatakan akan bekerja tanpa lelah untuk memastikan transisi berjalan lancar kepada penggantinya, Todd Blanche, yang sebelumnya menjabat sebagai wakilnya.
Ia juga menyebut bahwa jabatan Jaksa Agung merupakan kehormatan besar dalam hidupnya.
Dalam pernyataan lanjutan, Bondi menegaskan akan tetap mendukung Trump meski tidak lagi berada di pemerintahan dengan terus berjuang untuk Presiden Trump dan pemerintahan ini.
Penunjukan Todd Blanche sebagai pengganti juga memunculkan dinamika baru di internal pemerintahan.
Blanche menyampaikan apresiasi terhadap Bondi dan menegaskan komitmennya untuk melanjutkan penegakan hukum.
Pam Bondi memimpin departemen ini dengan kekuatan dan keyakinan dan saya berterima kasih atas kepemimpinan serta persahabatannya, tulis Blanche.
Namun tidak semua pihak menyambut positif pergantian ini karena anggota Kongres dari Partai Republik, Thomas Massie, justru berharap perubahan ini membawa arah baru khususnya dalam penanganan kasus Epstein.
Saya harap Jaksa Agung berikutnya akan merilis semua berkas Epstein sesuai hukum dan menindaklanjutinya dengan investigasi, penuntutan, dan penangkapan, ujar Massie.
Sementara itu politikus Demokrat dari California, Ro Khanna, menilai peristiwa ini sebagai bukti bahwa Kongres memiliki kekuatan dalam mengawasi pemerintah dengan mengatakan bahwa Kongres bukanlah alas kaki.
Ia juga menegaskan bahwa parlemen harus bersikap tegas terhadap calon Jaksa Agung baru.
Khanna bahkan meminta agar proses pengukuhan Todd Blanche ditolak jika tidak ada komitmen jelas untuk menuntaskan kasus Epstein.
Ia meminta Blanche tunduk untuk menyelidiki dan menuntut kelompok Epstein ini, kelompok pria yang merasa bahwa mereka dapat membuat aturan mereka sendiri, memainkan peran mereka sendiri, dan memperlakukan kita semua sebagai orang yang dapat dibuang.
Pemecatan Pam Bondi menjadi yang kedua dalam beberapa pekan terakhir di lingkaran pemerintahan Trump, setelah sebelumnya Kristi Noem juga dicopot dari jabatan kepala keamanan dalam negeri pada Maret lalu.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok