Berita, Timur Tengah

Trump Kembali Ancam Iran: Akan Kubur Negeri Persia ke Zaman Batu dalam Dua hingga Tiga Minggu

Repelita.net

03 April 2026 22:11 WIB • 908 view

Trump Kembali Ancam Iran: Akan Kubur Negeri Persia ke Zaman Batu dalam Dua hingga Tiga Minggu
Foto: Istimewa

Repelita Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman kepada Iran pada Rabu waktu setempat dengan memperingatkan bahwa ia akan memborbardir negara itu hingga kembali ke zaman batu.

Pernyataan ini juga ditegaskan kembali oleh Menteri Perang AS Pete Hegseth melalui akun media sosial X miliknya dengan tulisan singkat kembali ke Zaman Batu seperti dikutip dari laman Al Jazeera pada Jumat (3/4/2026).

ADVERTISEMENT

Istilah membombardir hingga ke zaman batu biasanya merujuk pada serangan karpet yaitu menghancurkan seluruh infrastruktur modern suatu wilayah hingga kembali ke kondisi yang sangat primitif.

Namun ancaman seperti yang disampaikan Trump ini bukanlah hal baru karena pernyataan tersebut justru melanjutkan pola lama kebijakan Washington yang selama puluhan tahun kerap mengancam akan melakukan pemboman besar-besaran.

Dalam pidato utamanya yang disiarkan pada prime time news, Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat akan menyerang Iran dalam dua hingga tiga minggu ke depan.

Kami akan menyerang mereka dengan sangat keras dalam dua hingga tiga minggu ke depan dan akan mengembalikan mereka ke zaman batu tempat mereka seharusnya berada, kata Trump.

Trump juga menyebut bahwa pembicaraan masih berlangsung dan menambahkan bahwa konflik ini bisa berakhir dalam rentang waktu yang sama.

Perang yang sedang berlangsung terhadap Iran dimulai pada 28 Februari ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan pertama.

Teheran kemudian membalas dengan menargetkan Israel dan negara-negara Teluk yang menjadi pangkalan militer Amerika Serikat.

Sejauh ini lebih dari 2.000 warga Iran dilaporkan tewas dalam konflik yang terus bereskalasi tersebut.

Ribuan fasilitas publik termasuk rumah sakit, sekolah, universitas, dan pabrik farmasi telah diserang oleh Israel dan Amerika Serikat.

Profesor keamanan global dari Universitas Oxford, Janina Dill, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa jika ancaman zaman batu dari Trump berarti menghancurkan bangunan dan infrastruktur yang menjadi ciri masyarakat modern maka hal itu ilegal.

Ini akan melanggar hukum karena berarti serangan diarahkan ke objek sipil yang dilindungi, ujar Janina Dill.

Infrastruktur yang dimaksud mencakup fasilitas energi, jaringan telekomunikasi, industri sipil, serta fasilitas pendidikan, budaya, dan kesehatan.

Pernyataan bahwa semua itu akan dijadikan target secara menyeluruh berarti pengumuman pelanggaran serius dan sistematis terhadap hukum perang yang sudah lama berlaku, tambahnya.

Menurut hukum humaniter internasional, menyerang objek sipil secara sengaja dalam perang dilarang keras sebagaimana ditegaskan oleh Komite Palang Merah Internasional.

Ia juga menilai pernyataan tersebut sangat mengkhawatirkan karena menunjukkan bahwa Amerika Serikat bukan hanya menargetkan rezim Iran tetapi juga masyarakat dan negara secara keseluruhan.

Iran sendiri merupakan salah satu peradaban tertua di dunia yang telah ada sejak ribuan tahun lalu.

Wilayah ini telah membangun kanal, jalan raya, kekuatan militer, sistem mata uang modern, serta mencatat kemajuan besar dalam ilmu pengetahuan, kedokteran, dan filsafat jauh sebelum Amerika Serikat berdiri.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung