Repelita Jakarta - Peristiwa ketika Teddy Indra Wijaya disebut mengambil atau menggeser mikrofon dari hadapan Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan warganet di media sosial.
Salah satu unggahan yang membahas momen tersebut disampaikan akun Threads [@zizekian.malang] pada Selasa, 8 September 2026, sekitar empat jam sebelum informasi ini ditulis.
ADVERTISEMENT
Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut ada tiga hal yang dinilai mengganggu dari insiden mikrofon Teddy, terutama mengenai respons Prabowo setelah mikrofon digeser dari hadapannya.
“Tiga hal yg paling disturbing dr insiden mic teddy
. 1. Lihat betapa casualnya prabowo merespon lancangnya seseorang yg harusnya jongos itu tiba2 menjauhkan mic dr depan mukanya. Seolah2 hal yg lazim, dan sdh sering terjadi
2. Ketika kemudian dia merespon, dia menengok ke teddy, mengangguk2 sambil bilang, iya2, penuh takzim.
3. Gong nya, kemudian dia kasih giliran ke teddy, yg lgsg ambil alih forum, seolah menegaskan, siapa pemegang otoritas di rapat itu.
. Persis Raja Theoden dg Wima .”
Unggahan tersebut kemudian disertai dengan materi visual yang disebut memperlihatkan adegan sebagaimana dimaksud dalam narasi tersebut.
Pada unggahan berikutnya, akun yang sama kembali menunjukkan potongan adegan tersebut dengan keterangan singkat untuk memperjelas momen yang menjadi pembahasan.
“Ini ya adegan yg dimaksud”
Pembahasan itu kemudian mendapat tanggapan dari sejumlah pengguna Threads lainnya yang mengaitkan sosok Teddy dengan karakter Grima, penasihat Raja Theoden dalam kisah The Lord of the Rings.
Salah satu pengguna, [@activizh], memberikan komentar singkat yang berbunyi, “Grima kak. Penasehatnya theoden.”
Komentar lain datang dari akun [@8penjurumataangi] yang menghubungkan peristiwa tersebut dengan pengalaman ketika Dino Patti Djalal pernah membisikkan sesuatu kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
“Jd inget cerita Pak Dino ketika membisik ke Pak SBY, lgs kena tegur. Pdhl membisik. Ini ada yg ambil mic, lalu ambil alih forum. Hei bapak2, gak ngerasa aneh gt?”
Sementara itu, akun [@ariyantiiiir] menyoroti respons orang-orang yang berada dalam forum tersebut dan mempertanyakan mengapa tidak terlihat adanya teguran terhadap tindakan Teddy.
“Nahh itu yang bikin aneh tuh , semua nya loh kaya tunduk ke si bunted, ga ada yang berani negur dia sama sekali kah?? Padahal kelakuan dia udah janggal banget”
Selain persoalan mengenai mikrofon, muncul pula komentar lain yang menggeser perhatian kepada substansi forum dan isu yang dianggap lebih penting untuk dibahas.
Akun [@dani.j303] pada Selasa, 8 September 2026, menyoroti isu Papua dan mempertanyakan mengapa persoalan tersebut dinilai tidak mendapat pembahasan dalam forum yang menjadi sorotan.
“PAPUA WOIIII, MANA PAPUAAAA 😡😡.
KNP GA DISINGGUNG SAMA SEKALI PAPUA ???!!!.
PADAHAL DI PAPUA, RATUSAN RUMAH, PULUHAN KIOS TERBAKAR S/D ADA 11 KORBAN TERBAKAR, 6 DIANTARANYA ANAK2 😡😡, BELUM HUTAN2 & LAHAN2 DI SEKITAR PSN DIBAKAR JUGA !!!. BERAPA BANYAK TUH PAPUA KEHILANGAN HUTAN, TEMPAT TINGGAL, NYAWA MANUSIA DAN SATWA2NYA ??.
UDALAH KALIAN GA USA BAHAS ATTITUDE TUH BOT* YG GESER MIC TIBA2, HARUSNYA KALIAN BAHAS INTI DARI CONFFERENCE ITU YG TERLIHAT TIDAK ADA RASA BERSALAH & EMPATINYA !!.”
Rangkaian komentar tersebut menunjukkan bahwa perhatian warganet tidak hanya tertuju pada gestur dan posisi mikrofon dalam forum, tetapi juga berkembang menjadi perdebatan mengenai siapa yang memiliki kewenangan berbicara serta substansi persoalan yang sedang dibahas.
Namun, penilaian mengenai maksud di balik gestur Prabowo, tindakan Teddy, maupun suasana internal forum merupakan interpretasi dari pengguna media sosial dan tidak dapat langsung dianggap sebagai fakta tanpa konteks atau penjelasan resmi dari pihak terkait.( *)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads