Berita, Nasional

Tantang Tuduhan Hoaks Komdigi ke Jalur Hukum Pengamat Dukung Amien Rais: Hukum Bisa Jadi Pembuka Tabir Istana

Repelita.net

03 May 2026 17:38 WIB • 908 view

Tantang Tuduhan Hoaks Komdigi ke Jalur Hukum Pengamat Dukung Amien Rais: Hukum Bisa Jadi Pembuka Tabir Istana
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Polemik pernyataan Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, yang menyinggung Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya terus bergulir hingga mendapatkan dukungan terbuka dari Pengamat Politik dan Ekonomi, Heru Subagia, pada Minggu (3/5/2026).

Heru menyatakan diri berada di barisan yang mendukung langkah-langkah Amien Rais termasuk pernyataan kontroversial yang disampaikan melalui video beredar di kanal YouTube.

ADVERTISEMENT

Ia menganggap apa yang disampaikan Amien Rais memiliki sisi positif dalam konteks kritik terhadap situasi politik kebangsaan saat ini.

“Saya pihak yang secara terus terang mendukung langkah-langkah Pak Amien Rais. Apa yang disampaikan Pak Amien Rais terutama dalam video tersebut adalah hal-hal yang menurut saya positif sekali," ujar Heru kepada sejumlah awak media.

Dalam pandangannya, Heru juga menyinggung pidato Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya tidak mencerminkan kondisi riil yang dialami masyarakat bawah.

“Setiap pidato dibuatnya tidak mencerminkan apa yang dikatakan sebagai kondisi real yang dialami bangsa Indonesia," sebutnya dengan nada kritis.

Ia menggambarkan adanya jarak yang sangat lebar antara realitas di lapangan dengan narasi manis yang disampaikan ke publik melalui berbagai kesempatan.

Heru mengibaratkan kondisi tersebut sebagai adanya tirai atau tembok yang sangat tebal di sekitar lingkaran kekuasaan istana negara.

“Saya katakan di situ adanya tirai atau tembok yang sangat tebal, tebal sekali dan tentunya tembok itu salah satunya ada di sekitar istana," tukasnya menjelaskan analogi tersebut.

Meski demikian ia tidak secara langsung menunjuk pihak tertentu sebagai penyebab utama kondisi penghalang informasi tersebut.

“Saya tidak menyatakan bahwa di sekitar istana itu ada Teddy selaku Seskab atau tidak," bebernya menghindari tuduhan personal.

Terkait tudingan dari Kementerian Komunikasi dan Digital bahwa Amien Rais menyebarkan hoaks dan fitnah, Heru mendorong agar persoalan tersebut diselesaikan melalui jalur hukum yang terbuka.

“Ini harus diselesaikan di jalur hukum dan para pihak sudah mengatakan demikian," tegasnya merespons ancaman pidana dari Komdigi.

Ia bahkan menyambut baik jika ada pihak yang menempuh langkah hukum untuk menguji kebenaran isu yang beredar di masyarakat luas.

“Saya hanya mendukung langkah-langkah hukum ini untuk membersihkan dan rakyat juga akan mengetahui sebenarnya sejauh mana pihak yang merasa dirugikan," imbuhnya optimistis.

Menurut Heru, jika proses hukum benar-benar berjalan dengan transparan, hal itu bisa membuka berbagai tabir yang selama ini menjadi perbincangan hangat publik.

“Ini akan menjadi pembuka tabir yang sangat dahsyat, ya, terutama di lingkaran istana," terangnya penuh keyakinan.

Ia berharap proses hukum tersebut dapat mengungkap secara jelas apakah tudingan yang disampaikan Amien Rais memiliki dasar faktual atau tidak sama sekali.

“Apa yang dipersangkakan Pak Amien Rais, ya, menyebar fitnah dan hoaks dan meresahkan dan mengadu domba masyarakat ini kiranya bisa dibuktikan," tandasnya.

Heru juga menyinggung bahwa berbagai isu yang beredar sejauh ini masih belum disertai dengan bukti-bukti kuat yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Dan tentunya, betul, belum ada bukti-bukti," kuncinya mengakhiri pernyataan dukungannya terhadap Amien Rais.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung