Berita, Nasional

Soroti Korban Jiwa pada Aksi 27 Agustus, Ahmad Tsauri: Dasco dan Hercules Harus Bertanggung Jawab!

Repelita.net

30 August 2026 22:44 WIB • 468 view

Soroti Korban Jiwa pada Aksi 27 Agustus, Ahmad Tsauri: Dasco dan Hercules Harus Bertanggung Jawab!
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Sorotan tajam mengarah pada insiden jatuhnya korban jiwa dalam aksi demonstrasi yang berlangsung di depan Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026 lalu.

Alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Ahmad Tsauri menuntut pertanggungjawaban langsung dari Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad serta pimpinan Ormas GRIB Jaya Rosario de Marshall alias Hercules atas insiden fatal yang merenggut nyawa warga sipil tersebut.

ADVERTISEMENT

Ia menilai rangkaian pengamanan serta tindakan represif di lapangan tidak lepas dari pengondisian skenario tingkat tinggi yang dijalankan oleh elite politik di parlemen.

"Selain Hercules dan Grib Jaya, Prabowo dan Dasco harus bertanggung jawab atas meninggalnya almarhum, karena mereka semua ada di balik opsi skenario itu. Apesnya, skenario terakhir memakan korban," tutur Tsauri dikutip dari akun media sosialnya, Minggu (30/8/2026).

Pria tersebut mengulas bahwa pergerakan massa unjuk rasa sejatinya dipicu oleh kekhawatiran publik terhadap merosotnya tingkat kepuasan masyarakat atas kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menyoroti munculnya tekanan ekonomi mulai dari penetapan RAPBN, langkah efisiensi program, pengetatan sektor perpajakan, hingga penurunan daya beli kelompok masyarakat kelas menengah.

Ahmad Tsauri mengkritik keras serangkaian upaya penghadangan gerakan rakyat, mulai dari pemblokiran rekening para aktivis, tekanan intimidatif terhadap penyedia bus, hingga aksi perusakan di jalur tol.

Ia meyakini ada pemegang komando berpengaruh yang mengatur pergerakan instrumen keamanan di lapangan guna meredam gelombang bentrokan.

"Semua rentetan peristiwa sejak pemblokiran rekening aktivis Pati, siapa di belakang perintah polisi? Pasti orang kuat, dia adalah 'Perdana Menteri' yang menyamar sebagai Wakil Ketua DPR RI," tegas Ahmad Tsauri.

Kepanikan politis di tingkat atas dianggap menjadi alasan percepatan kesepakatan antara DPR dan perwakilan demonstran guna membubarkan massa sebelum dukungan publik nasional mengalir semakin besar.

Ia memperkirakan pihak parlemen bersama pemerintah akan menempuh langkah penanganan dampak dengan memaksimalkan santunan serta narasi empati kepada keluarga korban guna meredam kemarahan masyarakat.

Di sisi lain, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam atas tewasnya seorang warga bernama Bambang Setiyawan (59) yang diduga akibat aksi pengeroyokan di area Pejompongan usai unjuk rasa.

Sebanyak 322 orang sempat diamankan oleh pihak kepolisian, dengan 48 orang di antaranya resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus kekerasan dan perusakan fasilitas umum.

Mengenai beredarnya rekaman video kehadiran Hercules di lokasi unjuk rasa, tim kuasa hukum GRIB Jaya membenarkan sosok tersebut namun membantah keterlibatan organisasinya dalam aksi kerusuhan pascademo.

Keterangan tim hukum tersebut sempat menuai keraguan publik karena dinilai kontradiktif dengan pernyataan sehari sebelumnya yang mengklaim bahwa Hercules tidak pernah turun ke jalan pada hari kejadian.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung