Berita, Nasional

[SOROTAN] Pangi Chaniago Sebut Jokowi Kini Tersiksa karena Aib dan Masalah Lama Dibuka Kembali Pasca Lengser

Repelita.net

25 May 2026 17:22 WIB • 738 view

[SOROTAN] Pangi Chaniago Sebut Jokowi Kini Tersiksa karena Aib dan Masalah Lama Dibuka Kembali Pasca Lengser
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Kondisi psikologis serta posisi politik Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, kini dinilai berada dalam fase yang penuh tekanan pasca-purnatugas akibat rupa-rupa persoalan lama yang kembali mencuat ke ruang publik secara masif.

Fenomena jatuhnya legitimasi moral ini dianalisis secara tajam oleh pengamat dinamika politik nasional, Pangi Syarwi Chaniago, yang melihat adanya gelombang serangan kritik yang tidak terbendung ketika sang tokoh tidak lagi memegang kendali formal atas instrumen kekuasaan negara.

ADVERTISEMENT

Menurut pandangannya, situasi pelik yang tengah dihadapi oleh mantan wali kota Solo tersebut seharusnya menjadi sinyal peringatan dini yang sangat serius bagi para pemegang kekuasaan aktif agar tidak terlena dengan kenyamanan politik sesaat.

“Kadang kekuasaan itu bikin tuli dan buta. Kekuasaan itu sewenang-wenang,” ujar Pangi di kanal Youtube Bambang Widjojanto, Minggu, 24 Mei 2026.

Analis tersebut menambahkan bahwa ketika seorang pemimpin masih berada di puncak hierarki birokrasi tertinggi, segala bentuk perlawanan ataupun koreksi publik biasanya berhasil diredam oleh barisan loyalis di sekelilingnya.

Namun, benteng proteksi tersebut dipastikan bakal runtuh seketika pada saat masa jabatan resmi berakhir dan pengaruh politik di lingkaran elite mulai mengalami pengikisan secara berkala.

“Presiden Prabowo harus hati-hati ke depan. Sekarang memang tidak ada masalah, tapi ketika nanti akan mengakhiri pemerintahannya, masalah bisa muncul,” katanya menggarisbawahi potensi kerawanan regulasi di masa depan.

Ia memberikan deskripsi mendalam mengenai bagaimana akumulasi dari rupa-rupa kebijakan kontroversial di masa lalu kini berubah menjadi bumerang yang menghantam balik ketenangan hidup sang mantan kepala negara di kampung halamannya.

“Nah itu yang dialami Jokowi. Itu pengingat dan alarm bagi Pak Prabowo,” ujarnya membandingkan potret transisi kepemimpinan nasional yang penuh dengan pergolakan sentimen publik.

Berdasarkan pengamatan sosiologis di lapangan, sorotan tajam masyarakat kini menguliti kembali berbagai isu sensitif mulai dari keabsahan dokumen rekam jejak akademik hingga rupa-rupa skandal internal yang sengaja dibuka kembali oleh kelompok-kelompok oposisi.

“Betapa tersiksanya Jokowi hari ini karena semuanya bunyi semua, masalah dan aibnya dibuka,” katanya menggambarkan situasi pelik dan tekanan mental yang harus diterima oleh figur sentral Orde Baru jilid dua tersebut.

Tekanan publik ini diduga juga menjadi pemantik di balik keputusan politik sang tokoh yang dinilai masih sangat aktif memberikan rupa-rupa komentar mengenai arah perkembangan makro kebangsaan meskipun dirinya sudah berstatus pensiunan.

“Selalu mengomentari soal bangsa, padahal kan sudah pensiun dan kembali ke Solo. Mungkin ini lebih mengawal Gibran,” pungkasnya menutup ulasan kritis mengenai masa depan karier politik dinasti tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung