Berita, Nasional

Soenarko: Pengusutan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Sulit karena Dilindungi PKI hingga Purnawirawan

Repelita.net

28 July 2026 16:43 WIB • 787 view

Soenarko: Pengusutan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Sulit karena Dilindungi PKI hingga Purnawirawan
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Perbincangan publik perihal kontroversi dokumen akademik mantan kepala negara kembali memancing respons vokal dari kalangan tokoh purnawirawan militer.

Mayjen TNI Purnawirawan Soenarko yang tergabung dalam barisan pembela hukum menyatakan persoalan tersebut sebagai pintu gerbang pertanggungjawaban.

ADVERTISEMENT

Langkah pengusutan itu sengaja difokuskan pada objek dokumen sekolah guna membongkar berbagai dugaan penyimpangan masa lalu.

Ini kita minta pertanggungjawabannya kepada si Jokowi.

Memang pintu atau entry point-nya kita mulai dari ijazah ini, ujar Soenarko.

Lebih lanjut, ia menuding ada keterlibatan kolektif dari sekelompok pihak tertentu di balik kepemimpinan sang mantan presiden.

Kita tahu yang melakukan kelakuan si Jokowi ini adalah sekelompok orang.

Para pengkhianat yang merusak bangsa ini, katanya.

Aliansi pendukung gerakan tersebut mengeklaim adanya jejaring pengaman berlapis yang sengaja melindungi eks kepala negara dari jerat hukum.

Ya, di dalamnya ada PKI, ada anasir-anasirnya atau tokoh-tokohnya yang ada di dalam pemerintahan dia, ucapnya.

Dugaan perlindungan sistemik itu disebut melibatkan berbagai latar belakang figur berpengaruh mulai dari militer hingga sipil.

Baik itu purnawirawan jenderal TNI, Polri, maupun tokoh-tokoh lain.

Nah, inilah yang melindungi sekarang sehingga setiap ada pengusutan tentang ijazah palsu Jokowi, begitu besar kekuatannya, jelasnya.

Bahkan, eksistensi kekuatan asing turut dituding berperan dalam meredam setiap upaya hukum yang diarahkan kepada sang mantan pemimpin.

Ada yang bergerak untuk menjaganya, melindunginya.

Termasuk ada kekuatan asing yang melindungi dia, imbuhnya.

Massa penggerak aksi diimbau agar tidak kendur dalam melanjutkan ikhtiar penuntasan kasus hingga mencapai titik terang.

Apa kita mau menyerah, rakyat?

Kita sudah merasakan bagaimana dirusak oleh manusia yang namanya Jokowi ini, ujarnya.

Estafet perjuangan diharapkan tetap menyala dan diteruskan oleh generasi muda seandainya para perintis awal berhalangan tetap.

Pejuang atau pahlawan belum tentu bisa menyelesaikan tugas ini secara tuntas, tuturnya.

Tapi kalau kita sudah dipanggil Yang Mahakuasa, meninggalkan dunia ini, kita berharap generasi di bawah kita, anak-anak kita, melanjutkan sampai terbongkar, tambahnya.

Penilaian tajam juga diarahkan pada rekam jejak pemerintahan terdahulu yang dinilai membawa dampak buruk bagi citra bangsa di kancah global.

Ini jadi presiden sangat negatif buat kita.

Di luar negeri pun jadi bahan olok-olokan Republik Indonesia, pungkasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung