Repelita Jakarta - Sikap resmi dari jajaran pengurus partai politik pascaputusannya persidangan di Mahkamah Konstitusi terkait syarat pencalonan wakil presiden mulai dirilis ke publik pada tanggal 6 Oktober 2026.
Pernyataan politik tersebut disampaikan secara terbuka oleh Plt Ketua Umum Partai Ummat, Ustad Sambo, dalam merespons putusan sengketa hukum tersebut.
ADVERTISEMENT
Melalui keterangan tertulisnya, ia membuka arahan politik dengan mengajukan sebuah pertanyaan, "Apa arti putusan MK malam ini?".
Ia memberikan suntikan semangat kepada seluruh tim hukum dan pendukung dengan menulis "Kita Para Pemohon TDK kalah, malah SDH Menang, namun belum menang banyak".
Tokoh agama sekaligus politisi tersebut kemudian menjabarkan tiga poin yang dianggapnya sebagai pencapaian besar dalam persidangan tersebut.
Poin pertama yang ia klaim di dalam keterangannya berbunyi "1.- Menang Pertama: MK memutuskan Gibran terbukti tidak memiliki ijazah SLTA atau setara."
Selanjutnya, ia menambahkan poin keberhasilan kedua dari hasil putusan tersebut hukum itu.
Teks poin kedua yang dijabarkannya menuliskan secara utuh "2.- Menang kedua, MK memutuskan bhw Gibran tidak memenuhi syarat sebagai cawapres pada pilpres 2024".
Tidak hanya itu, ia juga melihat adanya peluang politik lanjutan yang terbuka lebar dari pertimbangan para hakim konstitusi.
Ulasan poin ketiga dari pernyataan resminya berbunyi "3.- Menang Ketiga, MK memberikan jalan utk memakzulkan Gibran melalui proses politik di DPR dan MPR, karena sudah terbukti TDK lagi memenuhi syarat sebagai wakil presiden".
Atas pertimbangan-pertimbangan tersebut, ia menyerukan maklumat lanjutan kepada seluruh kadernya.
Seruan awal dari pimpinan partai itu tertulis secara berurutan "KARENANYA... MARI TETAP SEMANGAT JANGAN MERASA KALAH".
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergerak mengawal jalannya roda pemerintahan.
Pesan ajakan moral tersebut tertulis secara utuh "Mari bersihkan bangsa ini dr pemimpin yang cacat moral dan tdk memenuhi syarat."
Keterangan tertulis itu ditutup dengan sebuah kalimat motivasi perjuangan yang berbunyi "Jangan kendor maju terus, gas pol".
Sebagai representasi dari sikap partainya, ia menegaskan posisi perjuangan ke depan.
Sikap konsisten partai itu tertulis "Partai ummat tetap Berjuang: Lawan kezaliman Tegakkan keadilan Allahu Akbar 3x".
Arahan politik dari jajaran pimpinan pusat tersebut diakhiri dengan ucapan salam resmi.
Teks penutup dari pernyataan tersebut berbunyi "Wassalam, Ustad Sambo (PLT Ketum Partai Ummat)"(*)
Editor: 91224 R-ID Elok