Berita, Internasional

Siapa Andrew Hugg? Pejabat AS yang Bocorkan Rahasia Nuklir dan Strategi Bunuh Pemimpin Iran, Kini Dipecat

Repelita.net

22 April 2026 17:12 WIB • 1,070 view

Siapa Andrew Hugg? Pejabat AS yang Bocorkan Rahasia Nuklir dan Strategi Bunuh Pemimpin Iran, Kini Dipecat
Foto: Istimewa

Repelita Washington - Seorang pejabat penjaminan nuklir Angkatan Darat AS bernama Andrew Hugg diberhentikan sementara setelah rekaman rahasia menunjukkan dirinya membocorkan informasi sensitif.

Lantas, siapa sebenarnya Andrew Hugg yang disebut-sebut sebagai pejabat AS yang membocorkan rahasia nuklir dan strategi membunuh pemimpin Iran tersebut?

ADVERTISEMENT

Hugg dikenal sebagai kepala penjaminan nuklir kimia Angkatan Darat AS, sebuah peran yang terkait dengan pengawasan keselamatan.

Dalam video yang direkam secara diam-diam oleh kelompok media James O'Keefe, Hugg terlihat berbicara di sebuah restoran umum.

Ia membahas secara terbuka bagaimana keputusan peluncuran nuklir dibuat oleh militer Amerika Serikat.

Hugg juga mengklaim bahwa AS masih memiliki agen saraf yang sangat mematikan hingga saat ini.

Ia merujuk pada seorang ahli kimia Angkatan Darat AS yang diduga terpapar agen kimia dalam tugasnya.

Yang paling mengejutkan, Hugg mengomentari kemungkinan pembunuhan terhadap pemimpin tertinggi Iran berikutnya.

“Jika dia [Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei] tidak mengubah caranya, ya, mereka akan membunuhnya,” katanya dalam percakapan tersebut.

Ia dengan dingin mengabaikan korban sipil dan anak-anak di Iran sebagai kerusakan tambahan yang tak terhindarkan.

Hugg juga menguraikan detail postur nuklir AS dan menggambarkan proses pengambilan keputusan yang sangat cepat.

Ia menyebut bahwa peluncuran nuklir dapat dipicu hanya dengan sebuah pesan sederhana.

“Jika seorang Pramuka Putri memberi Anda pesan… jika lolos semua pemeriksaan, lanjutkan,” ujarnya menjelaskan prosedur yang berlaku.

Selain itu, Hugg juga mengklaim bahwa dirinya pernah tinggal di Ukraina dan menyaksikan langsung korupsi pejabat Kiev.

“Pemerintah itu sangat korup, mereka mencuri uang kita… Mereka mencurinya begitu saja dan membeli rumah, mobil, seperti mobil seharga ratusan ribu dolar. Jika mereka bisa menjadi kaya dan tinggal di Dubai… mereka tidak peduli dengan rakyat,” kata Hugg.

Pada satu titik dalam percakapan, ia secara ironis mengakui kelemahan sistem keamanan militer AS.

“Cara termudah untuk mendapatkan informasi… kirim seorang gadis cantik untuk berbicara dengan orang itu,” ujarnya kepada teman kencannya yang ternyata menyamar.

Setelah video tersebut dirilis secara luas, juru bicara Angkatan Darat Cynthia O. Smith mengatakan Hugg telah ditempatkan dalam cuti administratif sementara.

Dinas militer sedang melakukan investigasi menyeluruh terhadap kasus kebocoran rahasia negara ini.

Beberapa laporan yang belum dikonfirmasi menyatakan bahwa Hugg telah diantar keluar dari gedung Pentagon.

Kasus ini menjadi sorotan karena mengungkap kerentanan sistem keamanan informasi militer AS.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung