Berita, Nasional

Sambangi Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Bungkam Soal Isu Gantikan Purbaya Sebagai Menteri Keuangan?

Repelita.net

09 June 2026 20:19 WIB • 828 view

Sambangi Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Bungkam Soal Isu Gantikan Purbaya Sebagai Menteri Keuangan?
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Ekonom senior sekaligus mantan Menteri Keuangan, Chatib Basri, terlihat menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa sore, 9 Juni 2026.

Kedatangannya dilakukan bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, sekitar pukul 15.30 WIB untuk menemui Presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

Kehadiran Chatib di kompleks istana memicu spekulasi publik terkait isu dirinya yang digadang-gadang akan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.

Menanggapi pertanyaan awak media mengenai isu pergantian posisi menteri tersebut, Chatib memberikan jawaban singkat.

Saya enggak tahu, kata Chatib Basri kepada wartawan.

Meski demikian, ia mengonfirmasi bahwa kehadirannya di istana adalah untuk memenuhi undangan dari Presiden Prabowo.

Sementara itu, Luhut menjelaskan bahwa agenda pertemuan tersebut bertujuan untuk melaporkan perkembangan kinerja Dewan Ekonomi Nasional kepada kepala negara.

Ya, kita, kita melaporkan apa aja tiap Dewan Ekonomi tiap bulan atau tiap 5 minggu, aku Luhut.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, telah memastikan bahwa tidak ada rencana perombakan kabinet dalam waktu dekat.

Pemerintah juga menepis rumor mengenai pengunduran diri Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatannya.

Reshuffle? Belum ada.

Dari mana itu? Tidak ada, ujar Prasetyo kepada wartawan pada Kamis, 4 Juni lalu.

Menurutnya, pemerintah saat ini lebih memprioritaskan penguatan koordinasi antarinstansi ekonomi guna menghadapi tekanan pasar global.

Koordinasi yang lebih erat perlu dilakukan antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Yang sekarang diperlukan adalah koordinasi yang erat dan intens antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan di bawah koordinasi Kemenko Perekonomian, ujarnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok



TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung