Berita, Nasional

Said Didu Frustrasi dengan Kepemimpinan Prabowo: Lama-Lama Kita Bisa Gila Memikirkan Caranya

Repelita.net

08 April 2026 17:29 WIB • 1,115 view

Said Didu Frustrasi dengan Kepemimpinan Prabowo: Lama-Lama Kita Bisa Gila Memikirkan Caranya
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Ruang kritik kembali bergema, kali ini datang dari Said Didu yang secara terbuka mengaku frustrasi terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam sebuah pidato yang beredar luas, ia tak lagi sekadar mengkritik tetapi mempertanyakan arah dan konsistensi kepemimpinan nasional dengan nada suara yang tidak meledak-ledak namun isi pesannya tajam.

ADVERTISEMENT

Said Didu mengaku sejak awal menghargai niat Prabowo membangun bangsa, terutama narasi besar soal nasionalisme dan patriotisme, namun seiring waktu ia justru melihat jarak antara kata dan realitas kian melebar.

"Dulu saya menghargai niatnya, tapi frustrasi melihat caranya. Sekarang, kalau dipikir-pikir, lama-lama kita bisa gila memikirkan caranya," ucapnya menggambarkan kebingungan yang ia rasakan.

Bagi Said Didu, persoalan bukan lagi pada retorika melainkan implementasi, karena ia menilai janji-janji tentang nasionalisme dan patriotisme yang kerap disampaikan justru semakin menjauh dari praktik di lapangan.

Ia bahkan mengaku sampai pada titik mempertanyakan apakah yang sekarang terlihat adalah wajah asli kepemimpinan itu sendiri atau justru penyimpangan dari jati diri yang pernah dijanjikan.

Dalam pidatonya, ia juga menyinggung perlunya pendekatan yang "membumi" bukan sekadar wacana besar yang mengawang, serta mengingatkan bahwa persoalan bangsa ada di depan mata.

Kritik tersebut tidak berdiri sendiri karena Said Didu mengaitkannya dengan kekhawatiran lebih besar mengenai arah keselamatan bangsa dan apakah kondisi Indonesia saat ini semakin baik atau justru bergerak menjauh.

Menurutnya, jika situasi memburuk maka energi kritik dan gerakan masyarakat seharusnya meningkat bukan melemah, dan ia mengingatkan bahwa tanda-tanda keresahan publik mulai terlihat dari maraknya kritik di ruang publik.

Meski keras, kritik itu tetap menyisakan harapan karena ia menyatakan masih berharap Presiden kembali pada nilai-nilai yang pernah dijanjikan sebagai fondasi penting agar negara tidak kehilangan arah.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung