Berita, Internasional

Ruth Bar Buka Tabir Perselingkuhan dengan Netanyahu yang Menghebohkan Israel pada 1993

Repelita.net

10 September 2026 20:02 WIB • 473 view

Ruth Bar Buka Tabir Perselingkuhan dengan Netanyahu yang Menghebohkan Israel pada 1993
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Kisah mengenai sosok anonim paling berpengaruh di balik panggung politik Israel kembali terungkap melalui pengakuan mendalam seorang psikolog dan konsultan strategi bernama Ruth Bar.

Perempuan yang pernah menjadi penasihat politik utama bagi Benjamin Netanyahu tersebut akhirnya memutuskan untuk membagikan perjalanan karier serta pengamatannya setelah sekian lama memilih bungkam dari publik.

ADVERTISEMENT

Hubungan profesional di antara keduanya bermula pada awal dekade sembilan puluhan ketika kancah perpolitikan Israel tengah mengalami masa transisi kepemimpinan yang cukup ketat di internal partai Likud.

Dalam catatan sejarah politik masa lalu, nama Ruth Bar mendadak melambung tinggi ke permukaan publik menyusul insiden penyiaran langsung di televisi nasional pada tanggal 14 Januari 1993 silam.

Saat itu, tokoh politik senior yang sedang merintis jalan menuju pucuk pimpinan partai terpaksa harus mengambil langkah drastis dengan mengakui hubungan personal secara terbuka di layar kaca.

Keputusan mendadak tersebut diambil guna menghindari potensi ancaman pemerasan dari pihak-pihak tertentu yang berupaya menjatuhkan karier politiknya di tengah persaingan ketat perebutan kursi kekuasaan.

Meskipun badai skandal sempat menerpa perjalanan awal karier politik mereka, kerja sama profesional antara sang politikus dan konsultan strategi tersebut tetap berlanjut selama bertahun-tahun.

Berdasarkan pengalaman mendalam selama mendampingi tokoh penting tersebut, ia mencatat adanya karakteristik rasa superioritas yang sangat ekstrem dari sosok sang pemimpin.

Ia menilai bahwa pandangan meremehkan terhadap orang lain termasuk para pejabat dan tokoh militer telah tertanam kuat sejak awal masa kepemimpinannya di panggung politik nasional.

Melalui berbagai riset ilmiah serta model psikologis yang dikembangkannya, ia berhasil memetakan mekanisme kerja otak manusia dalam memproses keputusan politik maupun perilaku pemilih di bilik suara.

Model lapisan bertahan hidup yang mencakup aspek kesan, relasi, perlindungan, dan emosi menjadi landasan utama dalam memahami bagaimana citra seorang figur publik dapat dibangun secara sistematis.

Pengaruh media massa dipandang sebagai instrumen paling dominan yang mampu mengendalikan kesadaran publik secara instan melalui penyajian narasi yang dikelola secara terus-menerus setiap hari.

Penerapan teknik komunikasi politik modern yang dianalisis secara mendalam dalam karya tulis terbarunya memberikan gambaran utuh mengenai dinamika perebutan pengaruh di ruang publik.

Kini, seluruh temuan serta analisis komprehensif dari pengalaman panjang di dunia konsultan politik tersebut telah dituangkan secara lengkap dalam sebuah buku referensi berukuran besar.

Publik diharapkan dapat memahami bagaimana mekanisme psikologis dan rekayasa informasi bekerja di balik layar perhelatan politik modern yang kerap mempengaruhi kehidupan masyarakat luas. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung