Berita, Nasional

Rumah Nanik S Deyang berdiri di empat kavling, 11 mobil terparkir di teras

Repelita.net

25 July 2026 20:51 WIB • 1,013 view

Rumah Nanik S Deyang berdiri di empat kavling, 11 mobil terparkir di teras
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Hunian mewah milik mantan kepala badan gizi nasional nanik s deyang di kawasan depok jawa barat kembali mencuri perhatian publik.

Bangunan megah berlantai tiga tersebut diketahui berdiri di atas empat kavling tanah yang digabung menjadi satu area tempat tinggal.

ADVERTISEMENT

Sejumlah belasan unit kendaraan roda empat tampak memenuhi bagian teras samping hingga halaman depan rumah pribadi tersebut.

Pengamanan ketat juga terpantau di sekitar lokasi kediaman menyusul keputusan mundur sang pemilik dari jabatannya.

Akses masuk perumahan diawasi sejumlah orang berpakaian bebas yang berjaga di beberapa titik pengamanan strategis.

Informasi dari warga setempat menyebutkan bahwa aset properti itu memang telah lama dimiliki sebelum menjabat di pemerintahan.

"Dia (Nanik) sudah lama tinggal di sini, lama banget. Jadi dia beli beberapa rumah di sampingnya itu, ada empat rumah lah kalau enggak salah," kata sumber.

Bangunan di seberang jalan bahkan turut dibeli guna memperluas kompleks hunian sekaligus tempat siaga pengawal khusus.

"Dan dia udah beli juga rumah di depan rumahnya itu, yang ada intel-intel duduk di depannya. Itu (perwira berpangkat) bintang dua juga ada yang jaga di situ," tambahnya.

Keseharian pemilik rumah dinilai tertutup lantaran jarang berbaur dalam kegiatan sosial bersama warga sekitar komplek perumahan.

"Dia (Nanik) jarang kumpul sama warga. Warga kan ada kafe tempat kumpul, warga seluruh Raffles Hills, tapi enggak pernah gabung," kata sumber.

Keputusan mundur dari kursi pimpinan bgn diambil lantaran masalah gangguan kesehatan jantung yang memerlukan tindakan medis lanjutan.

Tahapan pemeriksaan medis intensif telah dijalani sebelum akhirnya ia memilih menghadap kepala negara untuk menyampaikan permohonan pengunduran diri.

"Saat saya masuk RS dan setelah dilakukan CT Scan jantung, lanjut katerisasi jantung, kemudian dinyatakan ada penyumbatan pada 12 Juli 2026, saya langsung pamit mundur sebagai Kepala BGN ke Bang Dasco dan Mas Prasetyo Hadi," ungkap Nanik.

Pimpinan dpr RI sempat memberikan respons agar yang bersangkutan fokus menjalani masa pemulihan kondisi fisik terlebih dahulu.

"Sudah nanti saja dibahas, Mbak konsentrasi dulu pada penyembuhan. Kesehatan itu lebih penting dari apapun," kata Nanik mengutip pesan Dasco.

Posisi pimpinan lembaga penyedia gizi tersebut kini telah diserahterimakan kepada pejabat pengganti baru guna memastikan roda organisasi tetap berjalan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung