Repelita Jakarta - Roy Suryo, pakar telematika yang juga berstatus tersangka kasus ijazah Jokowi, melontarkan kritik pedas terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan menyebut putra sulung mantan presiden itu sebagai hasil copy paste dari ayahnya sendiri.
"Gibran copy paste Jokowi, bahkan lebih parah," demikian pernyataan Roy Suryo dalam acara kanal YouTube Forum Keadilan TV pada Rabu malam (29/4/2026).
ADVERTISEMENT
Ucapan kontroversial itu bermula ketika host Margi Syarif menanyakan pendapat Roy tentang pernyataan Gibran yang mengaku menjadikan Jusuf Kalla sebagai mentor dan panutan.
Roy Suryo lantas menimpali bahwa sikap Gibran yang memuji mantan wakil presiden tersebut tidak ubahnya sebagai perilaku lamis atau munafik ala Jokowi.
"Sangat (mirip), like father like son. Itu bahkan nggak hanya 11-12, kalau istilah Jawa-nya itu plek ketiplek. Maaf saya harus bilang copy paste bahkan lebih parah," ucap Roy dengan nada tegas.
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga era Kabinet Indonesia Bersatu II itu kemudian mengaitkan kritiknya dengan persoalan riwayat pendidikan Gibran yang pernah diungkap oleh Rismon Sianipar sebelumnya.
"Bapaknya nggak punya ijazah, anaknya nggak punya riwayat pendidikan. Makanya jangan heran atau jangan marah, kalau kami waktu itu terus berteriak. Waktu itu masih ada Rismon, bahkan Rismon yang sudah menuliskan buku 'Gibran End Game'," jelas Roy panjang lebar.
Roy menegaskan bahwa ungkapan Gibran yang mengaku belajar dari Jusuf Kalla hanyalah kepura-puraan belaka untuk mencari simpati publik.
"Intinya Gibran juga sama (dengan Jokowi). Gibran juga sebenarnya melakukan itu (pujian ke JK) dengan lamis. Supaya seolah-olah dia itu muridnya loh. Tapi kan kelakuannya nggak kayak itu," pungkas Roy mengakhiri pernyataannya yang langsung menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok