Repelita Jakarta - Pakar telematika Roy Suryo membeberkan sejumlah kebiasaan mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang dinilainya melekat dengan praktik tradisi kuno hingga pesugihan, terutama yang paling santer adalah kebiasaan memelihara kodok.
Hal itu disampaikan Roy dalam podcast Madilog bersama Margi Syarif yang diunggah di kanal YouTube Forum Keadilan TV pada Kamis malam (30/4/2026).
ADVERTISEMENT
“Pesugihan itu artinya adalah hewan yang dipelihara agar orang itu sugih, orang itu kaya. Ini kan kepercayaan kuno banget, zaman animisme-dinamisme. Kalau mau kaya dalam kepercayaan kita sekarang ya berdoa, mohon pada Tuhan Yang Maha Kuasa dan berusaha,” ucap Roy mengawali pernyataannya.
Roy yang saat ini berstatus tersangka dalam kasus pencemaran nama baik terkait ijazah Jokowi itu kemudian membeberkan dugaan praktik pesugihan lainnya yang berkaitan dengan kondisi kesehatan mantan presiden.
“Bahkan ada yang lebih tradisional lagi, ada yang kemarin sempat kapan itu saya juga sempat cerita soal kenapa kulitnya (Jokowi) begitu? Itu efek dari bulus jimbung. Bulus jimbung itu kura-kura yang hidup di danau seputaran Surakarta, yang orang kalau mau sugih, mau kaya ya mandi di situ,” jelas Roy panjang lebar.
“Jadi kepercayaan-kepercayaan seperti ini ada. Memelihara kodok, biawak, ya kalau ini merpati oke lah karena ini simbol perdamaian,” tambah Roy sambil menunjukkan foto Jokowi yang sedang memegang seekor merpati.
Mantan politikus Partai Demokrat itu juga menyoroti kebiasaan Jokowi yang membawa perlengkapan tidur pribadi dari Solo setiap kali menginap di Istana Bogor.
“Mas juga dengar kan? Ketika (Jokowi) di Istana Bogor, dia juga membawa bantal, guling, kasurnya (dari Solo) juga kan? Itu memang ya nggak ada larangan, bahkan orang Jawa itu kalau mengamankan kamarnya atau rumahnya menaruh padi, tapi kalau berlebihan atau lebay, ya repot,” pungkas Roy Suryo mengakhiri pernyataannya yang kontroversial tersebut.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok