Berita, Nasional

Rizal Fadillah Sebut Presiden Prabowo dan Tiga Petinggi Negara Tahu Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo

Repelita.net

19 July 2026 16:03 WIB • 641 view

Rizal Fadillah Sebut Presiden Prabowo dan Tiga Petinggi Negara Tahu Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Rizal Fadillah kembali melontarkan pernyataan kontroversial terkait isu keabsahan ijazah Joko Widodo yang ia klaim telah diketahui oleh sejumlah petinggi negara saat ini.

Menurutnya, terdapat empat sosok penting di lingkaran pemerintahan yang memiliki akses informasi mengenai dugaan pemalsuan ijazah tersebut.

ADVERTISEMENT

Keempat nama tersebut adalah Presiden Prabowo Subianto, Menteri Koordinator PMK Pratikno, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro.

Rizal meyakini jika keempat tokoh tersebut berani berbicara jujur kepada publik, maka polemik terkait ijazah tersebut akan segera menemui titik terang.

Jika empat orang besar ini bicara maka bereslah urusan ijazah bengek Joko Widodo.

Rakyat akan gembira dan bahagia, ujar Rizal, Minggu (19/7/2026).

Mengenai keterlibatan Presiden Prabowo, Rizal mengutip pernyataan dari mantan perwira BIN, Sri Rajasa Chandra, yang mengklaim Prabowo mengetahui perihal tersebut setelah melakukan diskusi dengan Prasetyo Hadi.

Dijawab olehnya, iya tahu.

Karena tidak berbuat apa-apa maka Presiden melakukan Obstruction of Justice atau Crime by Omission, ucap Rizal menirukan klaim tersebut.

Ia juga menyoroti sosok Pratikno yang dianggapnya sebagai aktor intelektual di balik rekayasa dokumen pendidikan mantan Presiden ke-7 RI tersebut sejak di Solo hingga menjabat sebagai menteri.

Pratikno mendampingi Jokowi sebagai Mensesneg sepanjang Jokowi menjadi Presiden.

Dititipkan sebagai Menko PMK di rezim Prabowo, tukasnya.

Selain itu, Rizal menduga adanya peran Juri Ardiantoro dalam proses administrasi pencalonan Jokowi di masa lalu yang kini menjabat sebagai Wakil Menteri Sekretaris Negara.

Menutup pernyataannya, ia mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera mengambil langkah hukum guna mengusut tuntas dugaan perkara tersebut.

Monggo pak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mulailah bekerja untuk mengusut.

Ada perkara besar di depan mata.

Selembar kertas beracun yang telah merusak bangsa dan negara, pungkasnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung